JEPARA, Lingkarjateng.id – Pemeliharaan ruas jalan Keling-Bumiharjo Kabupaten Jepara yang disertai pelebaran badan jalan dan pembangunan drainase telah selesai.
Ruas tersebut menjadi salah satu jalur penting yang menghubungkan berbagai aktivitas masyarakat di Kecamatan Keling dan sekitarnya. Di wilayah Bumiharjo, terdapat sentra usaha tambak bandeng serta sejumlah destinasi wisata, seperti Pantai Bringin dan Pantai Congok Kebo.
Akses ini juga mendukung mobilitas menuju Kecamatan Donorojo yang memiliki potensi wisata unggulan, di antaranya Benteng Portugis dan Pantai Gua Manik.
Bupati Jepara, Witiarso Utomo mengatakan bahwa peningkatan kualitas infrastruktur jalan merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan publik dan mendukung kelancaran kegiatan masyarakat.
“Jalan yang mulus tentu membuat masyarakat lebih nyaman dan aman saat berkendara. Kami ingin infrastruktur jalan di Jepara semakin baik sehingga aktivitas warga, baik untuk bekerja, sekolah maupun mengangkut hasil usaha, bisa berjalan lancar,” katanya, Sabtu, 17 Oktober 2026.
Menurutnya, peningkatan infrastruktur tidak cukup hanya dengan memperbaiki permukaan jalan, tapi juga perlu memperhatikan ketersediaan drainase dan fasilitas pendukung agar kondisi jalan lebih terjaga dalam jangka panjang.
Ia menegaskan bahwa, pembangunan infrastruktur akan terus diarahkan untuk mendukung aktivitas warga dan mendorong pertumbuhan ekonomi di berbagai wilayah Jepara.
“Kami berharap masyarakat bisa merasakan langsung manfaat perbaikan ini. Jalan yang baik bukan hanya soal kenyamanan perjalanan, tetapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup warga Jepara,” ujarnya.
Ia pun menyebutkan perbaikan tidak hanya terlihat pada ruas Keling-Bumiharjo. Jalan provinsi yang menghubungkan wilayah Keling menuju Donorojo juga tengah dilakukan pengecoran pada akhir tahun ini.
Atas perbaikan tersebut, dirinya menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah di bawah pimpinan Gubernur Ahmad Luthfi.
“Sekarang jalan-jalan di Jepara Utara sudah banyak yang mulus. Ini capaian yang bagus karena Jepara Utara itu kawasan pinggiran dan berbatasan dengan kabupaten lain. Kami merasa tidak dianaktirikan lagi karena pembangunan infrastruktur sudah merata,” katanya.
Adapun pekerjaan pemeliharaan ruas Keling-Bumiharjo, penanganan dilakukan melalui pengaspalan, pelebaran badan jalan, serta pembangunan saluran drainase dan senderan.
Lapisan permukaan jalan menggunakan aspal Asphalt Concrete-Wearing Course (AC-WC) sepanjang 1.750 meter atau 1,75 kilometer, dengan lebar efektif 4 meter. Lapisan tersebut berfungsi sebagai lapisan aus yang memberikan permukaan jalan lebih nyaman bagi pengguna.
Pelebaran juga dilakukan pada sisi kanan dan kiri badan jalan, masing-masing selebar 0,5 meter. Selain itu, pekerjaan mencakup pembangunan struktur pelintas air (crossing) berupa plat beton bertulang sepanjang 6 meter untuk menjaga kelancaran aliran air di bawah badan jalan.
Jurnalis: Tomi Budianto
Editor: Sekar


























