SEMARANG, Lingkarjateng.id – Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Heri Pudyatmoko, meminta pemerintah hingga panitia pilkades memastikan setiap tahapan pemilihan berjalan sesuai aturan agar tidak menimbulkan persoalan administratif maupun konflik di tengah masyarakat.
Pilkades di sejumlah wilayah Jateng dijadwalkan berlangsung bertahap mulai Oktober hingga Desember 2026.
Menurut Heri, salah satu hal yang harus menjadi perhatian adalah pemahaman terhadap regulasi pelaksanaan pilkades.
“Aturan harus dipahami bersama dan diterapkan secara konsisten. Jangan sampai muncul persoalan karena informasi yang tidak utuh atau pelaksanaan prosedur yang berbeda-beda,” tegasnya.
Heri juga menekankan pentingnya netralitas panitia dan aparatur pemerintah yang terlibat dalam penyelenggaraan pilkades. Dugaan pelanggaran juga harus ditangani melalui mekanisme yang berlaku agar tidak berkembang menjadi konflik berkepanjangan.
Selain itu, ia mengingatkan bahwa persaingan antarkandidat hendaknya tidak membuat hubungan sosial masyarakat menjadi renggang.
“Jangan sampai perbedaan pilihan membuat warga terpecah. Siapa pun yang terpilih nantinya harus diterima sesuai hasil proses yang sah, dan seluruh masyarakat perlu kembali bersatu untuk membangun desa,” ujarnya. (adv)

Editor: Ulfa

























