JEPARA, Lingkarjateng.id – Wakil Bupati Jepara, M. Ibnu Hajar yang akrab disapa Gus Hajar, mengapresiasi penyelenggaraan Gebyar Hadiah Undian Tamades 2026 PT BPR BKK Jepara sebagai upaya mempererat hubungan dengan nasabah sekaligus mendorong budaya menabung.
Kegiatan yang digelar di Kantor Pusat PT BPR BKK Jepara, Rabu, 14 Oktober 2026, itu juga menjadi momentum peringatan 21 tahun merger perusahaan.
Dalam acara tersebut, Gus Hajar mengajak masyarakat untuk konsisten menabung dan memilih lembaga keuangan yang tepercaya.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergiur tawaran investasi dengan keuntungan tinggi dalam waktu singkat.
“Semoga ini menjadi berkah, yang belum beruntung semoga istiqomah untuk menabung di BPR BKK Jepara,” ujarnya.
“Saya mengimbau masyarakat agar berhati-hati dalam memilih investasi dan mempercayakan pengelolaan keuangan kepada lembaga yang terpercaya,” ujarnya.
Sebagai bentuk apresiasi kepada nasabah, PT BPR BKK Jepara mengundi sejumlah hadiah, mulai dari satu unit rumah tipe 36/66, tiga sepeda motor Honda Beat, hingga masing-masing 10 unit televisi LED 40 inci, kulkas, dan mesin cuci.
Hadiah utama berupa rumah dimenangkan Zunita, warga Desa Kancilan RT 04 RW 07, Kecamatan Kembang. Sementara itu, tiga sepeda motor Honda Beat masing-masing diraih RA Perwanida dari Kelurahan Kauman, Kecamatan Jepara; Sunardi dari KKT Intisari, Desa Klepu, Kecamatan Keling; serta Sri Padmowati dari Desa Pengkol, Kecamatan Jepara.
Direktur PT BPR BKK Jepara, Basri, mengatakan kegiatan tersebut berlangsung di tengah pertumbuhan kinerja perusahaan. Hingga September 2026, aset perseroan tercatat Rp520,4 miliar, naik Rp41,2 miliar dibandingkan posisi akhir 2025 sebesar Rp479,2 miliar.
Laba perusahaan juga mencapai Rp11,5 miliar hingga September 2026, melampaui laba sepanjang 2025 yang sebesar Rp6,7 miliar.
“Perusahaan menargetkan laba sebesar Rp16,6 miliar hingga akhir 2026. Dengan realisasi Rp11,5 miliar per September, masih perlu membukukan tambahan laba Rp5,1 miliar untuk mencapai target tersebut,” katanya.
Basri menambahkan, perusahaan menargetkan pembagian dividen apabila target laba tahun ini tercapai.
“Total dividen yang ditargetkan mencapai Rp7,1 miliar,” ujarnya.
Dividen tersebut direncanakan sebesar Rp3,5 miliar untuk Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Rp3,6 miliar untuk Pemerintah Kabupaten Jepara.
Acara tersebut turut dihadiri Kepala Biro BUMD dan BLUD Provinsi Jawa Tengah, Agus Prasutio, yang mewakili Gubernur Jawa Tengah, serta Dewan Pengawas PT BPR BKK Jepara, Edy Supriyanta.
Jurnalis: Tomi Budianto
Editor: Muslichul Basid






























