Semarang (lingkarjateng.id) – Perbaikan Jalan Gombel Lama yang telah digarap sejak April 2026 hampir rampung dan saat ini progres perbaikan telah mencapai 90 persen. Jalan sepanjang 1,27 kilometer tersebut ditargetkan dibuka pada 7 September 2026 mendatang.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 3.3 Provinsi Jawa Tengah dari Balai Besar Penanganan Jalan Nasional (BBPJN) Jateng-DIY Alfan Noor Rizal mengatakan sampai saat ini pengerjaan pengaspalan masih berlangsung dan sebagian badan jalan masih tertutup.
Koordinasi juga dilakukan dengan Satlantas Polrestabes Semarang. “Kalau target kita sebenarnya (dibuka) tanggal 7 (September 2026). Cuma apapun itu nanti kita koordinasi sama Satlantas dulu,” katanya, Kamis (3/9).
Lebih jauh lagi, koordinasi pembukaan kembali jalan Gombel Lama dengan Satlantas guna mengatur arus lalu lintas yang akan disiapkan, agar perubahan skema dari Jalan Gombel Baru menuju Gombel Lama berjalan aman.
“Karena perubahan fix-nya kan harus ada skemanya. Dari Gombel Baru ke Gombel Lama harus ada skema juga urutannya. Tinggal biar prepare itu juga enggak langsung pindah, kan bahaya juga,” ungkapnya.
Dijelaskan, untuk pengerjaan saat ini ditahap penyelesaian lapisan aspal terakhir. Sebelumnya satu lapis aspal sudah terpasang dan kini dilanjutkan lapisan atas. Setelah semua selesai, pengerjaan akan dilanjutkan pada pemasangan marka jalan dan sejumlah bangunan pelengkap.
“Kalau prosentase 90 persen, tinggal pengaspalan lapis terakhir, aspal WC (Wearing Course) sama nanti ada pemasangan marka, terus bangunan-bangunan pelengkap ada rambu (lalu lintas) dan lain sebagainya,” jelasnya.
Begitu semua pengerjaan selesai dan jalan kembali dibuka, pihaknya berharap agar masyarakat turut menjaga terutama dengan tidak membuang sampah sembarangan dan menjaga saluran di sekitar jalan.
“Kami mohon doanya, dukungan dari warga untuk saling sama-sama menjaga. Khususnya barang milik umum karena yang menggunakan kita bersama, yang paling kita utamakan untuk saluran-saluran mohon dijaga,” harapnya.
Salah seorang warga disekitar lokasi, Sutiyem mengaku senang dan antusias dengan rencana dibukanya Gombel Lama. Sebab selama perbaikan jalan, ia sering terganggu dengan suara pengerjaan jalan.
“Seneng ya kalau dibuka karena jalan ke rumah nggak harus muter lewat kampung, terus juga nggak berisik lagi,” ucapnya. (Lingkar Network/Rizky)
Editor : Adi Arfian






























