PATI, Lingkarjateng.id – Penemuan mayat bayi perempuan di kawasan aliran irigasi Bendung Sani, Dukuh Kebondalem, Desa Sidokerto, Kabupaten Pati, menggegerkan warga, Senin, 2 November 2026 sore. Mayat bayi tersebut ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, terbungkus plastik dan berada di dalam sebuah kardus.
Petugas irigasi Bendung Sani, Zaenal Arifin mengatakan bayi tersebut pertama kali diketahui warga sekitar pukul 16.30 WIB.
Arifin mengaku baru mengetahui kejadian itu setelah selesai bekerja dan melihat sejumlah warga berkumpul di sekitar bendungan.
“Saya baru pulang dari absen, saya lihat di Bendung Sani ada orang banyak, ternyata ada penemuan bayi,” ungkapnya, Senin, 2 November 2026.
Menurut Arifin, bayi berjenis kelamin perempuan tersebut diduga baru lahir. Dugaan itu berdasarkan kondisi fisiknya yang masih tampak kemerahan. Meski demikian, usia pasti bayi dan penyebab kematiannya belum diketahui.
Saat ditemukan, bayi tersebut berada di dalam kardus dengan kondisi terbungkus plastik.
“Terbungkus plastik terus ditaruh kardus. Tadi sudah dievakuasi. Infonya sudah meninggal,” sambungnya.
Arifin mengaku tidak mengetahui secara pasti kondisi awal maupun kronologi penemuan bayi tersebut.
Sementara itu, petugas kepolisian telah mengevakuasi jasad bayi ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga memasang garis polisi di sekitar lokasi penemuan guna kepentingan penyelidikan.
Hingga kini, kasus penemuan mayat bayi di Bendung Sani tersebut masih ditangani pihak kepolisian.
Jurnalis: Lingkar Network/Fahtur Rohman
Editor: Sekar
































