KENDAL, Lingkarjateng.id – Mantan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Tengah, Murdoko, turut menyalakan api Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII Semarang Raya 2026 di Stadion Jatidiri, Semarang, Minggu malam, 25 Oktober 2026.
Murdoko yang merupakan suami Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, mendapat kehormatan membawa obor dalam prosesi penyalaan api Porprov. Ia menjalankan peran tersebut bersama mantan Ketua KONI Jawa Tengah lainnya, Sudiro.
Prosesi itu menjadi bagian penting dalam pembukaan Porprov Jateng XVII. Api yang dibawa dari obor abadi tersebut merepresentasikan semangat perjuangan, persatuan, dan sportivitas para atlet yang mewakili kabupaten dan kota di Jawa Tengah.
Murdoko menilai, keterlibatannya dalam prosesi tersebut bukan sekadar kehormatan, tetapi juga menjadi pengingat akan pentingnya olahraga dalam membangun karakter dan mempererat persaudaraan.
“Bagi saya, membawa obor ini merupakan sebuah kehormatan. Api Porprov menjadi simbol semangat yang harus terus dijaga, bukan hanya oleh para atlet yang bertanding, tetapi juga oleh seluruh pihak yang ingin melihat olahraga Jawa Tengah semakin maju,” katanya dalam rilis yang diterima Lingkar Jateng, Senin, 26 Oktober 2026.
Ia berharap penyelenggaraan Porprov kali ini dapat melahirkan atlet-atlet potensial yang mampu mengukir prestasi hingga ke tingkat nasional maupun internasional.
Menurutnya, kesempatan bertanding harus dimanfaatkan setiap atlet untuk menunjukkan kemampuan terbaik dengan tetap mengedepankan nilai-nilai sportivitas.
“Yang terpenting, bertandinglah dengan sungguh-sungguh, junjung tinggi sportivitas, dan jadikan setiap pertandingan sebagai kesempatan untuk memberikan yang terbaik bagi daerah,” tambahnya.
Lebih lanjut, Murdoko memandang Porprov tidak hanya berorientasi pada perolehan medali. Kompetisi tersebut juga dinilai memiliki peran strategis dalam memperkuat hubungan antardaerah sekaligus mendorong perkembangan olahraga di Jawa Tengah.
Sementara itu, Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, menjelaskan bahwa obor Porprov terlebih dahulu singgah dan bermalam di Kabupaten Kendal sebelum dibawa ke Stadion Jatidiri, Semarang. Persinggahan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kirab obor menjelang pembukaan pesta olahraga tingkat provinsi itu.
“Dari obor abadi yang sebelumnya sempat singgah dan bermalam di Kendal, kemudian dibawa ke Stadion Jatidiri. Selanjutnya, obor tersebut digunakan untuk menyalakan api pembukaan Porprov 2026 di Semarang Raya,” jelasnya.
Bupati yang akrab disapa Tika itu mengatakan, Murdoko dan Sudiro menjadi dua mantan Ketua KONI Jawa Tengah yang dipercaya dalam prosesi penyalaan api Porprov.
Ia berharap momentum pembukaan kompetisi tersebut dapat meningkatkan motivasi atlet dan ofisial kontingen Kendal dalam menghadapi seluruh pertandingan.
Ia menargetkan kontingennya mampu bersaing dan menempati posisi lima besar pada Porprov Jateng XVII.
“Harapannya, dengan pembukaan Porprov ini, kontingen Kabupaten Kendal semakin bersemangat, menjunjung tinggi sportivitas, dan mampu mengharumkan nama Kendal dengan mencapai target lima besar,” tutupnya.
Jurnalis: Anik Kustiani
Editor: Muslichul Basid































