JEPARA, Lingkarjateng.id – Ketua DPRD Kabupaten Jepara, Agus Sutisna, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menyambut kedatangan Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang di Makodim 0719 Jepara, Minggu, 2 Agustus 2026. Kedatangan para taruna tersebut merupakan bagian dari program Bhakti Taruna di Sekolah Rakyat Permanen Kabupaten Jepara.
Dalam kesempatan tersebut, Agus Sutisna menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada para taruna Akpol yang akan menjalankan kegiatan pengabdian selama berada di Jepara.
Ia berharap kehadiran mereka mampu memberikan motivasi bagi para siswa Sekolah Rakyat agar semakin percaya diri dalam meraih masa depan.
“Selamat datang kepada para taruna Akpol. Jadikan adik-adik siswa sebagai bagian dari pengabdian, dan jadilah inspirasi agar mereka percaya bahwa dengan disiplin dan kerja keras, cita-cita setinggi apa pun bisa diraih,” ujarnya.
Agus menilai keberadaan para taruna tidak hanya menjadi bentuk pengabdian, tetapi juga menjadi kesempatan bagi siswa untuk melihat langsung contoh kedisiplinan dan keteladanan.
Meski kegiatan Bhakti Taruna hanya berlangsung selama satu pekan, ia berharap nilai-nilai positif yang diberikan dapat terus melekat pada para siswa.
“Kami ingin Sekolah Rakyat di Jepara melahirkan generasi yang tangguh dan berkarakter. Kehadiran taruna Akpol ini semoga menjadi pemantik semangat bagi adik-adik untuk bercita-cita tinggi seperti para taruna,” ujarnya.
Sebagai informasi, Sekolah Rakyat merupakan program pemerintah yang ditujukan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Di Jawa Tengah, program tersebut menyasar siswa dari kelompok keluarga desil 1 dan 2, dengan seluruh kebutuhan pendidikan ditanggung negara, termasuk asrama, pakaian, dan perlengkapan belajar.
Di Kabupaten Jepara, Sekolah Rakyat telah berjalan sejak 2025 dan menjadi salah satu dari 14 lokasi penyelenggaraan program tersebut di Jawa Tengah.
Program Bhakti Taruna sendiri merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian Sosial dengan TNI dan Polri.
Kegiatan ini bertujuan memperkuat pembentukan karakter siswa melalui penanaman nilai kedisiplinan, kemandirian, serta sikap positif dalam kehidupan sehari-hari.
Pada pelaksanaan tahun 2026, sekitar 1.000 taruna Akpol tingkat satu dan dua diterjunkan ke 178 titik Sekolah Rakyat di berbagai daerah selama kurang lebih satu minggu pada awal Agustus.
Masing-masing sekolah mendapatkan pendampingan lima personel taruna. Kehadiran mereka difokuskan untuk membina kehidupan asrama dan memberikan keteladanan kepada siswa, tanpa mengambil alih peran tenaga pendidik.
Jurnalis: Lingkarjateng Group Network
Editor: Rosyid






























