Kendal (lingkarjateng.id) – Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, kembali menjajal terbang menggunakan paralayang di kawasan Daya Tarik Wisata (DTW) Curug Sewu, Kecamatan Patean, Minggu (19/7/2026) sore.
Aksi Bupati yang akrab disapa Tika itu dilakukan untuk memastikan kesiapan penyelenggaraan Bupati Cup Kendal Paragliding Cross Country Championship (KPXC) 2026, yang akan berlangsung pada 6–9 Agustus 2026.
Bupati Tika mengatakan, kejuaraan paralayang bertaraf nasional yang juga diikuti atlet mancanegara tersebut menjadi salah satu agenda utama dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Kendal ke-421.
“Ini menjadi rangkaian kegiatan Hari Jadi Kabupaten Kendal. Kami berharap masyarakat Kendal maupun luar daerah bisa ikut meramaikan dan menyaksikan event ini,” ujarnya.
Menurut dia, sekitar 60 atlet paralayang dari berbagai daerah di Indonesia hingga luar negeri, di antaranya Prancis dan India, dipastikan ikut andil dalam kejuaraan itu. Mereka akan melakukan penerbangan jelajah (cross country) sambil menikmati panorama alam Curug Sewu dari udara.
“Melalui event ini para atlet sekaligus akan melihat keindahan alam Curug Sewu yang menjadi salah satu destinasi wisata unggulan Kabupaten Kendal,” ungkap Bupati Tika.
Tak hanya menyuguhkan kompetisi paralayang, kata Bupati Tika, KPXC 2026 juga akan dimeriahkan berbagai atraksi dan hiburan. Di antaranya wisata berkuda, fly pass helikopter dari Pusat Penerbangan TNI Angkatan Darat (Penerbad) Lanumad Ahmad Yani Semarang, pentas seni, bazar UMKM hingga kuliner khas Kendal.
“Fly pass helikopter ini tentu akan menjadi atraksi yang banyak ditunggu masyarakat, terutama anak-anak. Selain itu ada pentas seni, bazar UMKM dan kuliner khas Kendal,” lanjutnya.
Ia berharap penyelenggaraan KPXC tidak hanya memeriahkan Hari Jadi Kendal, tapi juga momentum branding Curug Sewu jadi destinasi wisata unggulan tingkat nasional dan internasional. “Insyaallah event ini akan menjadi agenda tahunan Kabupaten Kendal,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia KPXC 2026, Ahmad Sutrisno, mengatakan dukungan penuh dari Pemkab Kendal melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar), Komite Paralayang Indonesia, serta Federasi Aeronautika Internasional (FAI), seluruh persiapan event ini sudah sekitar 90 persen.
“Ini merupakan event nasional yang juga diikuti atlet internasional. Tujuan utamanya adalah mendongkrak sektor pariwisata Kabupaten Kendal,” jelasnya.
Diterangkan, nomor yang dipertandingkan adalah cross country atau terbang jelajah. Sutrisno menyebut, nantinya langit Curug Sewu akan dihiasi sekitar 60 parasut yang terbang bersamaan. Sehingga akan menjadi pemandangan yang sangat menarik.
“Medan di Curug Sewu sudah diuji oleh tim Komite Paralayang Jawa Tengah dan dinilai sangat bagus untuk penerbangan jelajah atau cross country. Jadi nanti atlet kita akan terbangkan di tujuh titik landing per harinya berbeda-beda dengan radius 10 kilometer kedepan, samping kanan dan kiri,” beber Sutrisno.***
Jurnalis : Anik Kustiani
Editor : Redaksi































