KENDAL, Lingkarjateng.id – Kabupaten Kendal dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan Pra Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Pra Popda) Jawa Tengah Zona 1 Tahun 2026.
Ajang ini menjadi pintu gerbang bagi para atlet pelajar untuk memperebutkan tiket menuju Popda Jateng yang akan digelar di Kota Semarang pada September 2026.
Sebanyak empat cabang olahraga (cabor) dipertandingkan dalam Pra Popda Zona 1 kali ini, yakni sepak bola putra, sepak takraw putra, bola voli putra dan putri, serta bola basket putra dan putri.
Ketua Tim Kerja Peningkatan Prestasi Olahraga Disporapar Kendal, Nur Khamid mengatakan pelaksanaan Pra Popda Jateng Zona 1 berlangsung selama lima hari, mulai 22 hingga 26 Juni 2026.
“Pada tanggal 22 sampai 23 Juni dipertandingkan cabang olahraga sepak takraw di GOR Sport Center Kendal. Kemudian bola basket berlangsung pada 23 hingga 24 Juni di GOR Bahurekso. Untuk sepak bola digelar di Stadion Utama Kebondalem Kendal, sedangkan bola voli akan berlangsung pada 25 sampai 26 Juni di GOR Bahurekso,” ujarnya, Senin 22 Juni 2026.
Nur Khamid menuturkan, Pra Popda Jateng Zona 1 diikuti enam daerah, yaitu Kabupaten Kendal, Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kabupaten Grobogan, Kabupaten Demak, dan Kota Salatiga.
Menurut Nur Khamid, tim yang berhasil meraih peringkat pertama dan kedua pada masing-masing cabang olahraga akan berhak melaju ke Popda Jateng 2026.
“Juara satu dan dua nantinya lolos ke Popda Jawa Tengah yang akan diselenggarakan di Kota Semarang pada September mendatang,” katanya.
Ia menjelaskan, setiap tim dapat diperkuat atlet dari jenjang SMP maupun SMA dengan batas usia kelahiran maksimal tahun 2008. Untuk atlet SMA, peserta dibatasi hingga kelas XI.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kendal, Zen Yukri Iswandaru, menyampaikan bahwa Kabupaten Kendal menurunkan atlet pada seluruh cabang olahraga yang dipertandingkan dalam Pra Popda Zona 1.
“Kami mengikuti seluruh cabor yang dipertandingkan dan menargetkan semuanya bisa lolos ke Popda Jawa Tengah,” ungkapnya.
Zen optimistis peluang Kendal cukup besar, terutama pada cabang olahraga sepak takraw yang selama ini menjadi salah satu andalan daerah.
“Insyaallah sepak takraw kami yakin bisa lolos. Untuk cabang lainnya semoga juga dapat mengikuti jejak yang sama sehingga seluruh cabor bisa tampil di Popda Jawa Tengah,” ujarnya.
Ia menambahkan, secara keseluruhan Kabupaten Kendal mengikuti 23 cabang olahraga dalam rangkaian Pra Popda tahun 2026. Zen juga menegaskan bahwa pada Popda tingkat provinsi tidak diperbolehkan menggunakan atlet dari luar daerah.
“Aturannya jelas, atlet yang tampil harus putra daerah. Tidak boleh meminjam atlet dari daerah lain. Karena itu pembinaan atlet lokal menjadi sangat penting untuk menjaga prestasi daerah,” tegasnya.
Jurusan: Anik Kustiani
Editor: Sekar
































