PEKALONGAN, Lingkarjateng.id – Lomba Utama Merpati Kolong Tinggi “Kapolres Cup” dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Bhayangkara resmi dibuka di Lapak Angkasa, Kecamatan Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan, Jumat, 19 April 2026.
Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pekalongan, Sukirman, mengapresiasi inisiatif Kapolres Pekalongan, AKBP Rachmad C. Yusuf, yang menggandeng komunitas Merpati Kolong dalam penyelenggaraan lomba tersebut.
“Untuk kesekian kalinya kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Kapolres yang hari ini, dalam rangka HUT Bhayangkara, menginisiasi kegiatan lomba Merpati Kolong bersama seluruh komunitas,” ujar Sukirman.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sarana komunikasi antara pemerintah daerah dengan masyarakat dan komunitas.
“Ini tentu membantu masyarakat dan juga membantu Pemerintah Kabupaten Pekalongan untuk berkomunikasi langsung dengan masyarakat maupun komunitas,” tambahnya.
Dari sisi ekonomi, Sukirman menilai lomba ini memberikan dampak signifikan terhadap perputaran uang di masyarakat. Para pedagang, sektor parkir, hingga pelaku yang terlibat dalam perlombaan turut merasakan manfaatnya.
“Di sana ternyata ada perputaran rezeki yang luar biasa. Para pedagang bisa berjualan, sektor parkir juga bergerak. Tidak hanya itu, para joki dan petugas lomba juga mendapatkan penghasilan,” jelasnya.
Ia pun berharap komunitas Merpati Kolong terus menjaga kebersamaan dan sportivitas ke depan.
“Sukses untuk penggemar Merpati Kolong di seluruh Kabupaten Pekalongan dan Jawa Tengah, semoga tetap menjaga kebersamaan dan sportivitas,” katanya.
Sementara itu, Kapolres Pekalongan, AKBP Rachmad C. Yusuf, mengatakan lomba ini menjadi wadah bagi komunitas untuk menyalurkan hobi sekaligus mempererat sinergi dengan aparat.
“Pada pagi hari ini kami dari jajaran Polres Pekalongan bersama komunitas Merpati Kolong melaksanakan kegiatan lomba Merpati Kolong dalam rangka HUT Bhayangkara ke-80. Ini merupakan salah satu wadah bagi komunitas untuk menyalurkan hobi, bakat, dan keterampilan,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan tersebut mampu memperkuat kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam membangun daerah.
“Kita harapkan seluruh elemen masyarakat dan komunitas bisa bersama-sama bersinergi untuk membangun Kabupaten Pekalongan, menciptakan situasi yang aman, damai, sejahtera, dan guyub,” tambahnya.
Ketua Panitia Abrorio Bernando mengungkapkan antusiasme peserta cukup tinggi. Hingga hari pertama, tercatat sekitar 200 burung telah terdaftar dan jumlahnya diperkirakan terus bertambah.
Pendaftaran lomba masih dibuka hingga Sabtu, 20 Juni 2026, sehingga panitia optimis jumlah peserta akan meningkat signifikan.
“Untuk peserta sementara sudah masuk kurang lebih 200 burung pada pagi ini. Nanti masih ada waktu sampai besok dan biasanya tembus sampai 700-an peserta,” ungkapnya.
Jurnalis: Fahri Akbar
Editor: Rosyid
































