Blora (lingkarjateng.id) – Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah bersama Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV telah menyelesaikan perbaikan lima ruang kelas di SMA Negeri 1 Cepu, Kabupaten Blora, yang sebelumnya mengalami kebocoran saat hujan.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV Provinsi Jawa Tengah, Sukamto, mengatakan kerusakan yang diperbaiki meliputi bagian atap dan plafon yang menyebabkan air hujan merembes ke dalam ruang kelas.
“Lima ruang kelas yang sebelumnya mengalami kebocoran sudah selesai diperbaiki, sementara tiga ruang kelas lainnya masih dalam proses,” terang Sukamto, Jumat (19/06/2026).
“Siswa kini dapat mengikuti pembelajaran dengan lebih nyaman tanpa terganggu rembesan air saat hujan turun,” imbuhnya.
Menurut Sukamto, perbaikan tersebut merupakan upaya menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan kondusif bagi siswa maupun tenaga pendidik.
Ia menambahkan, kebutuhan anggaran perbaikan sarana dan prasarana di SMA Negeri 1 Cepu, baik untuk tahun 2026 maupun 2027, telah dialokasikan melalui dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). “Sudah kami anggarkan melalui BOS,” ujarnya.
Menjelang dimulainya Tahun Ajaran 2026/2027, lanjut dia, berbagai persiapan terus dilakukan, termasuk memastikan kondisi sarana dan prasarana sekolah siap digunakan untuk menyambut peserta didik baru.
Sebelum diperbaiki, kebocoran di sejumlah ruang kelas sempat mengganggu proses belajar mengajar. Saat hujan turun, siswa terpaksa berpindah tempat duduk untuk menghindari tetesan air dari atap.
Sukamto berharap seluruh warga sekolah dapat bersama-sama menjaga fasilitas yang telah diperbaiki agar tetap dalam kondisi baik dan dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.
“Dengan selesainya perbaikan ini, kami berharap kegiatan belajar mengajar di SMA Negeri 1 Cepu semakin optimal serta mampu mendukung kenyamanan dan prestasi siswa,” katanya.
Sementara itu, salah satu siswa kelas X-3, Athallah Haidar Mahib Agra Mahendra, mengaku kondisi ruang kelas kini jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya.
“Dulu kalau hujan kami harus bergeser karena ada air yang menetes dari plafon. Sekarang sudah lebih nyaman karena kebocoran sudah diperbaiki,” ujarnya.
Senada dikatakan siswa kelas X-6, M. Zovan Revano. Menurut dia, perbaikan yang dilakukan membuat siswa dapat lebih fokus mengikuti pelajaran tanpa khawatir ruang kelas tergenang air saat hujan.
“Sekarang belajar lebih nyaman karena tidak ada lagi air yang masuk ke dalam kelas saat hujan. Kami bisa lebih fokus mengikuti pelajaran,” katanya.***
Jurnalis : Eko Wicaksono
Editor : Fian
































