BOYOLALI, Lingkarjateng.id – Boyolali Night Carnival (BNC) menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Jadi ke-179 Kabupaten Boyolali yang paling dinantikan masyarakat.
Karnaval yang menampilkan beragam seni budaya dari 22 kecamatan di Kabupaten Boyolali itu resmi diberangkatkan oleh Bupati Boyolali Agus Irawan dari Halaman Rumah Dinas Bupati Boyolali, Sabtu, 13 Juni 2026 malam.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Boyolali Dwi Fajar Nirwana, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Boyolali Dita Agus Irawan, jajaran Forkopimda Kabupaten Boyolali, Sekretaris Daerah Kabupaten Boyolali M. Syawalludin, serta seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Boyolali.
Dalam sambutannya, Bupati Agus mengapresiasi seluruh camat yang telah mengirimkan peserta dengan berbagai penampilan seni dan budaya khas daerah masing-masing. Menurutnya, Boyolali Night Carnival menjadi salah satu upaya melestarikan budaya daerah kepada generasi mendatang.
“Semoga kegiatan ini akan banyak membawa berkah bagi kita semuanya, tentunya juga untuk menjaga kebudayaan yang ada di Kabupaten Boyolali, dan nantinya akan kita wariskan kepada anak cucu kita,” harap Bupati Agus.
Rangkaian acara diawali dengan penyerahan Kekancingan dari Bupati Agus kepada Duta Wisata Kabupaten Boyolali. Selanjutnya, Bupati Agus secara resmi melepas rombongan karnaval dengan menyalakan petasan yang disusul petasan lainnya sebagai tanda dimulainya Boyolali Night Carnival.
Barisan peserta diawali mobil patroli Polres Boyolali, kemudian drumband Korsik Satpol PP Kabupaten Boyolali dan pasukan Paskibraka Kabupaten Boyolali yang membawa bendera Merah Putih. Setelah itu, rombongan Duta Wisata Kabupaten Boyolali yang membawa Kekancingan, disusul rombongan Bupati, Wakil Bupati, Forkopimda, Sekda, dan para kepala OPD.
Sebanyak 22 kecamatan kemudian menampilkan berbagai atraksi seni dan budaya yang dipimpin masing-masing camat. Kecamatan Juwangi menjadi peserta pertama yang tampil sebelum diikuti 21 kecamatan lainnya.
Antusiasme masyarakat terlihat dari padatnya bahu jalan di sepanjang rute karnaval. Warga tetap bertahan menyaksikan jalannya acara meski hujan deras sempat mengguyur kawasan Boyolali.
Di tengah hujan lebat, seluruh peserta BNC, termasuk Bupati Agus dan Wakil Bupati Dwi Fajar Nirwana yang mengenakan busana kejawen jangkep, tetap melanjutkan perjalanan hingga mencapai panggung kehormatan di Simpang Siaga Boyolali.
Suasana haru juga mewarnai jalannya karnaval ketika para peserta tetap menampilkan pertunjukan terbaik meski diguyur hujan deras. Berbagai atraksi seperti tari-tarian, reog, barongan, kuda lumping, drama teatrikal hingga parade busana batik karnaval tetap ditampilkan dengan penuh semangat.
Setelah beberapa kecamatan menyelesaikan penampilannya, hujan akhirnya reda. Kondisi tersebut membuat suasana semakin meriah dan memungkinkan para peserta menampilkan atraksi secara maksimal di hadapan masyarakat dan tamu undangan.
Usai pertunjukan, masing-masing peserta menyerahkan cinderamata kepada Bupati Agus sebagai bentuk apresiasi dan kenang-kenangan.
Boyolali Night Carnival tahun ini juga menarik perhatian warga dari luar daerah. Salah satunya Arya, warga Desa Sruwen, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, yang turut menyaksikan jalannya karnaval. Kehadiran Arya mendapat perhatian khusus dari Bupati Agus yang kemudian memberikan hadiah kepada anak tersebut.
Jurnalis: Lingkarjateng Group Network
































