SEMARANG, Lingkarjateng.id – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Semarang berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan kesehatan pada acara Konsolidasi Forum Kecamatan dan Desa Sehat Tahun 2023, bertempat di GOR Serbaguna, Wujil, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, pada Selasa, 21 November 2023.
Acara ini dihadiri sekitar 800 kader PKK tingkat desa/kelurahan. Sebagai upaya meningkatkan kelayakan kesehatan, Pemkab mengadakan studi kelayakan rencana pembangunan rumah sakit (RS) khusus di wilayah Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang.
Bupati Semarang, Ngesti Nugraha mengungkapkan, untuk studi kelayakan tersebut Pemkab sudah menyiapkan anggaran sebesar Rp 1 miliar.
“Sudah dianggarkan dana untuk melaksanakan studi studi kelayakan rencana pembangunan rumah sakit,” katanya.
Rencananya, jika sudah terlaksana studi kelayakan, akan dilanjutkan ke tahap pembangunan.
“Nanti, rencananya jika studi kelayakan dan DED (Detail Enginering Design) sudah tersusun rapi, maka selanjutnya adalah proses atau tahapan pembangunan,” papar Bupati.
Di sisi lain, diungkapkan oleh Camat Tengaran Dewanto bahwa, saat ini sudah ada beberapa calon lokasi pembangunan rumah sakit yang telah ditinjau.
“Diantaranya ada di Desa Klero dan eks lahan pembibitan Mulyorejo di Desa Barukan, Tengaran. Tapi untuk kepastiannya belum mau dimananya lokasi pembangunan rumah sakit nantinya,” paparnya.
Lebih lanjut, Dewanto juga mengungkapkan rencana pembangunan rumah sakit tipe D itu, memang sangat dibutuhkan dan diperlukan oleh masyarakat, khususnya bagian selatan. (Lingkar Network | Hesty Imaniar – Lingkarjateng.id)






























