PATI, Lingkarjateng.id – Proyek perbaikan Jalan Tlogowungu-Lahar yang dianggarkan melalui dana Inpres Tahap I Tahun 2023 hingga kini masih berjalan. Proyek pembangunan jalan sepanjang 3,5 kilometer ini menelan anggaran sebesar Rp 23 miliar.
Proyek peralihan dari jalan aspal ke jalan beton ini sudah mulai dikerjakan sejak Agustus 2023 dan hingga kini belum kunjung tuntas.
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati melalui Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Hasto Utomo mengatakan, program ini merupakan satu paket dengan proyek di dalam Kota Pati yang meliputi Jalan Kolonel Sugiyono, Kyai Saleh, Kalijaga, Sunandar, dan Pemuda yang sama-sama dianggarkan dari dana Inpres Tahap I.
“Yang Tlogowungu-Lahar, panjang penanganan kurang lebih 3,5 kilometer. Semula 4 meter dilebarkan menjadi 6 meter dengan konstruksi rigid beton. Tlogowungu-Lahar menjadi 1 paket dengan dalam Kota Pati dengan pagu usulan kurang lebih Rp 23 miliar,” ujar Hasto saat ditemui di Pati, baru-baru ini
Selain jalan yang telah disebutkan tersebut, Hasto menyampaikan bahwa program Inpres Tahap 1 Tahun 2023 dengan konstruksi rigid beton juga meliputi Jalan Cengkalsewu batas Kudus dan Jalan Kayen-Tambakromo.
“Juga ada tiga usulan tambahan proyek jalan yang akan dibangun dengan konstruksi rigid beton, di antaranya Jalan Kayen-Beketel, Jalan Sukolilo-Prawoto, Jalan Puncel Dukuhseti. Selain perbaiki dengan beton, beberapa ruas jalan yang dilakukan perbaikan melalui dana Inpres Tahap I dengan menggunakan aspal, seperti Jalan Winong-Gabus dan Pati-Gembong,” jelasnya.
Hasto mengatakan, proyek ini dipegang langsung Kementerian PUPR dan untuk inpres jalan daerah untuk seluruh wilayah di Kabupaten Pati dialokasikan tahap 1 ini senilai Rp 120 miliar
Dikatakan Hasto, proyek ini sudah dimulai sejak bulan Agustus dan diperkirakan selesai pada bulan Desember tahun 2023.
“Mulai awal Agustus, rencana selesai sampai nanti akhir Desember,” imbuhnya. (Lingkar Network | Arif Febriyanto – Lingkarjateng.id)



























