SALATIGA, Lingkarjateng.id – Kontingen Muaythai Kota Salatiga menunjukkan performa impresif di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026. Para fighter Salatiga mampu melampaui target dengan mengoleksi lima emas, lima perak, dan empat perunggu.
Total 14 medali pada kompetisi Porprov Jateng menjadi capaian membanggakan bagi Muaythai Salatiga. Hasil ini sekaligus menjadi modal untuk meningkatkan prestasi atlet melalui pembinaan yang berkelanjutan.
Pelatih Muaythai Salatiga, Yusuf Susilo, bersyukur atas pencapaian anak asuhnya. Menurut dia, hasil pertandingan melampaui target yang ditetapkan sebelum kontingen berlaga di Porprov Jateng 2026.
“Target kami sebenarnya empat emas. Ternyata anak-anak bisa memberikan lebih dengan meraih lima emas. Ini tentu sangat membanggakan,” kata Yusuf, Senin, 26 Oktober 2026.
Ia mengungkapkan sejumlah atlet Salatiga menunjukkan kemampuan terbaiknya di berbagai nomor pertandingan. Pada nomor Muay Boran putra, Ray Isa Cipta Handal dan Ray Pandapotan Sitorus disebut menyumbangkan medali emas.
Sementara pada nomor Muay Boran putri, Varriha Ulyana dan Anisa Berlian juga masuk dalam daftar peraih emas.
Di nomor fight, Nasyifa Endar Apriliana meraih emas kelas 43 kilogram (kg), Abraar Frizky Eka Mulyana di kelas 67 kg, serta Ray Isa Cipta Handal di kelas 75 kg.
Selain emas, kontingen Muaythai Salatiga juga mengamankan lima medali perak. Raihan tersebut berasal dari Ray Isa Cipta Handal dan Anisa Berlian pada nomor Wai Kru, Septian Naafiantoro di kelas 45 kg, Itsbatul Husna di kelas 45 kg, serta Anisa Berlian di kelas 57 kg.
Adapun empat medali perunggu melengkapi perolehan kontingen Salatiga. Medali tersebut diraih Dimas di kelas 48 kg, Egi di kelas 57 kg, Wahyu Agung di kelas 51 kg, dan Malik di kelas 54 kg.
Yusuf optimistis prestasi Muaythai Salatiga masih berpeluang meningkat pada kejuaraan mendatang. Ia menilai, keberhasilan atlet melampaui target menjadi modal penting untuk memperkuat pembinaan dan meningkatkan daya saing.
Namun, menurut dia, konsistensi dukungan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) tetap dibutuhkan. Perhatian terhadap atlet, pelatih, dan pengurus dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlanjutan prestasi.
“Kalau perhatian Pemkot dan KONI terus baik kepada atlet, pelatih, dan pengurus, tentu kami akan terus all out untuk mendapatkan prestasi maksimal. Kami optimistis ke depan Kota Salatiga akan semakin banyak berprestasi,” tegasnya.
Jurnalis: Angga Rosa
Editor: Ulfa
































