Batang (lingkarjateng.id) – Fasilitas olahraga berupa jogging track area di Stadion Moh Sarengat, Kabupaten Batang, kini telah diresmikan pada Rabu (21/10/2026) malam. Peresmian ditandai dengan lari bersama diikuti sekitar 600 pelari untuk menjajal lintasan baru tersebut.
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan mengatakan, jogging track itu dibangun dengan material impor dari Jerman dan dirancang untuk memenuhi standar nasional. Fasilitas ini diharapkan menjadi ruang olahraga yang nyaman dan dapat dimanfaatkan masyarakat secara luas.
“Ini bukan hanya sekadar cat, tetapi benar-benar menggunakan material yang kita datangkan dari Jerman. Insya Allah ini menjadi fasilitas dengan kualitas yang baik dan standar nasional,” kata Faiz.
Pemerintah Kabupaten Batang membuka fasilitas jogging track area tersebut secara gratis untuk masyarakat setiap hari. Mulai pukul 05.00 WIB hingga 10.00 WIB pada pagi hari dan pukul 16.00 WIB hingga 21.00 WIB pada sore hingga malam hari.
“Dengan jam operasional tersebut, kami berharap masyarakat memiliki lebih banyak pilihan waktu untuk berolahraga, baik sebelum beraktivitas maupun setelah menyelesaikan pekerjaan,” jelasnya.
Masyarakat diminta agar ikut menjaga fasilitas jogging track. Seperti tidak membuang sampah sembarangan, meludah di lintasan, maupun melakukan tindakan yang berpotensi merusak permukaan jogging track.
Serta pentingnya penggunaan alas kaki yang sesuai, yakni sepatu lari. Penggunaan sepatu bola, sepatu trail run, maupun sepatu roda tidak diperbolehkan karena berpotensi merusak permukaan lintasan.
“Ini punya warga Batang, punya rakyat Batang. Tolong dijaga dengan baik. Jangan membuang sampah sembarangan atau melakukan hal-hal yang bisa merusak fasilitas ini,” tegas Faiz.
Sementara itu, Kepala DPUPR Batang Endro Suryono menjelaskan, pembangunan jogging track ini bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menata kawasan Stadion Moh Sarengat serta meningkatkan fasilitas olahraga bagi masyarakat.
“Lintasan tersebut memiliki panjang satu putaran sekitar 400 meter dengan lebar kurang lebih 10 meter. Material lintasan didatangkan dari Jerman. Selain itu, penyedia juga memberikan garansi pemeliharaan selama lima tahun,” terangnya.
Secara umum, lintasannya sekitar 400 meter dengan lebar 10 meter. Ia menyebutkan, pembangunan jogging track menelan anggaran sekitar Rp9,2 miliar dan dikerjakan selama empat bulan.
“Pekerjaan fisik telah diselesaikan pada 12 Oktober 2026 sehingga lintasan tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat. Pemkab Batang berharap dengan keberadaaan fasilitas olahraga tersebut mampu mendorong masyarakat menerapkan pola hidup sehat,” pungkasnya. ***
Editor : Ady Arfian






























