KENDAL, Lingkarjateng.id – Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, melantik dan mengambil sumpah jabatan 17 pejabat baru di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kendal di Pendopo Tumenggung Bahurekso Setda Kendal, Kamis, 22 Oktober 2026. Pelantikan tersebut menjadi bagian dari penyegaran organisasi sekaligus upaya meningkatkan kinerja pemerintahan daerah.
Para pejabat yang dilantik tersebut terdiri dari 2 Pejabat Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama setingkat kepala organisasi perangkat daerah (OPD), 11 Pejabat Administrator, dan 4 Pejabat Pengawas.
Dua pejabat JPT Pratama yang dirotasi dan dilantik yakni Toni Ari Wibowo, yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disdagkop UKM), kini dipercaya menjadi Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kendal.
Sementara itu, Ratna Mustikaningsih yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kendal, kini mengemban tugas sebagai Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP2PA).
Bupati Kendal yang akrab disapa Tika menjelaskan pelantikan tersebut merupakan kelanjutan dari proses mutasi dan hasil uji kompetensi yang telah dilaksanakan sebelumnya.
Menurutnya, terdapat sejumlah jabatan yang baru dapat diselesaikan pengisiannya karena harus melalui tahapan administrasi dan penyesuaian kelembagaan.
“Sebetulnya ini melanjutkan yang terkait kemarin untuk mutasi dan hasil uji kompetensi. Waktu itu, dari hasil pansel masih ada kepala dinas di Disdukcapil dan BPBD yang tertinggal,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pemberhentian pejabat Disdukcapil harus menunggu tanda tangan basah Menteri Dalam Negeri. Sementara itu, pengisian jabatan di BPBD menyesuaikan perubahan klasifikasi organisasi dari eselon III menjadi eselon II, sehingga diperlukan penataan pada sejumlah jabatan di bawahnya.
“Dan hari ini kita juga melantik beberapa pejabat administrator dan pengawas,” tambahnya.
Bupati Tika menegaskan, mutasi dan promosi merupakan hal yang wajar dalam dinamika organisasi pemerintahan. Langkah tersebut dilakukan untuk mendukung penyegaran organisasi, pengembangan kompetensi aparatur, serta meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas dan fungsi perangkat daerah.
“Tentunya ini ada dinamika yang sudah biasa untuk meningkatkan kinerja,” katanya.
Ia juga menyampaikan bahwa pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan merupakan agenda penting untuk menjaga keberlanjutan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah.
“Harapannya para pejabat yang baru dilantik mampu menjawab kepercayaan yang diberikan melalui kinerja maksimal, integritas, loyalitas, disiplin, profesionalitas, dan dedikasi dalam menjalankan tugas,” harapnya.
Menurutnya, proses mutasi dan promosi telah mempertimbangkan sejumlah aspek, mulai dari kompetensi, kinerja, rekam jejak pengabdian, hingga komitmen terhadap tanggung jawab yang diemban.
“Melalui penataan jabatan ini harapannya organisasi pemerintahan semakin adaptif, profesional, dan mampu memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat,” tandasnya.
Bupati Tika juga menyampaikan apresiasi kepada Panitia Seleksi Uji Kompetensi JPT Pratama Kabupaten Kendal yang telah memfasilitasi seluruh tahapan evaluasi dan uji kompetensi.
“Masih ada 10 jabatan Tinggi Pratama yang kosong. Nanti harus dilakukan seleksi terbuka,” pungkasnya.
Jurnalis: Anik Kustiani
Editor: Muslichul Basid































