REMBANG, Lingkarjateng.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang masih menunggu kepastian alokasi anggaran dari pemerintah pusat sebelum memulai revitalisasi Pasar Rembang. Di tengah penantian tersebut, Pemkab terus menyempurnakan dokumen teknis agar pembangunan pasar memenuhi standar keselamatan, sesuai kebutuhan, dan efisien dari sisi anggaran.
Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Dindagkop UKM) Kabupaten Rembang, M. Mahfudz, mengatakan penyempurnaan perencanaan dilakukan dengan menindaklanjuti masukan dari hasil supervisi kementerian dan satuan kerja (satker).
Menurutnya, koordinasi dengan satker telah dilakukan pada pekan lalu. Sebagian besar catatan perbaikan yang disampaikan dalam supervisi tersebut kini telah ditindaklanjuti.
“Minggu lalu kita sudah berkoordinasi dengan satker. Dari perbaikan-perbaikan yang disampaikan, sebagian besar sudah kita tindak lanjuti,” ujar Mahfudz, Senin, 12 Oktober 2026.
Ia menjelaskan, penyempurnaan dokumen mencakup berbagai komponen teknis, mulai dari arsitektur, struktur bangunan, hingga sistem mechanical, electrical, and plumbing (MEP).
“Perencanaan harus memperhatikan perlindungan keamanan sebagai hal utama. Keamanan struktur juga harus terjamin, serta setiap kegiatan sudah memperhitungkan potensi-potensi yang dapat menimbulkan bahaya,” jelasnya.
Selain aspek keselamatan, pihaknya memastikan setiap komponen pembangunan memiliki perhitungan yang jelas dan sesuai kebutuhan. Langkah ini dilakukan agar penggunaan anggaran nantinya lebih efektif tanpa mengurangi kualitas maupun standar keamanan bangunan.
Di sisi lain, kepastian alokasi anggaran pembangunan Pasar Rembang yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) masih menunggu surat resmi dari kementerian terkait.
Mahfudz menyebut satker telah mulai menyusun rencana kebutuhan belanja sebagai persiapan untuk tahapan berikutnya.
“Kita masih menunggu surat resmi dari kementerian. Satker juga sudah mulai menyusun rencana kebutuhan belanjanya. Untuk pemerintah daerah, kita menindaklanjuti perbaikan perencanaan ini sebagai bagian dari proses penetapan pagu maksimal,” katanya.
Pihaknya berharap segera menerima kepastian anggaran sehingga pembangunan pasar bisa berlanjut ke tahap berikutnya.
“Kita berharap prosesnya bisa segera mendapatkan kepastian. Yang terpenting, perencanaan benar-benar matang, aspek keamanan terpenuhi, dan anggaran yang digunakan sesuai kebutuhan,” pungkasnya.
Jurnalis: Vicky Rio
Editor: Sekar































