JEPARA, Lingkarjateng.id – Akses jalan yang selama ini menjadi penghubung warga RT 15 dan RT 14 Desa Kecapi, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara, kini lebih layak dilalui. Jalan yang sebelumnya masih berupa tanah tersebut telah dibangun dengan rabat beton sepanjang sekitar 140 meter.
Peresmian jalan dilakukan Ketua DPRD Jepara, Agus Sutisna, pada Sabtu, 19 September 2026 malam. Kegiatan yang berlangsung di wilayah RT 15/RW 02 itu juga dirangkai dengan pemberian santunan kepada anak yatim (yatama). Peresmian dihadiri Plh Petinggi Desa Kecapi Zaenal Arifin, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga setempat.
Kehadiran jalan rabat beton tersebut turut menunjang mobilitas masyarakat, terutama warga yang setiap hari memanfaatkan akses tersebut untuk berbagai aktivitas.
Pasalnya sebelum dibangun, kondisi jalan yang masih berupa tanah kerap menyulitkan warga. Musim kemarau kerap dipenuhi debu, sedangkan ketika hujan jalan berubah menjadi becek sehingga mengganggu mobilitas warga maupun kendaraan.
Kini, permukaan jalan yang telah diperkeras dengan rabat beton membuat akses tersebut lebih nyaman digunakan.
Agus Sutisna mengatakan, pembangunan infrastruktur di lingkungan masyarakat tidak harus selalu berskala besar untuk memberikan manfaat nyata.
“Jalan yang dibangun ini mungkin tidak panjang, tetapi manfaatnya sangat berarti bagi warga yang setiap hari menggunakannya. Akses yang lebih baik tentu akan memberikan kenyamanan dan memudahkan aktivitas masyarakat,” katanya.
Ia juga mengingatkan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga dan merawat fasilitas yang telah dibangun.
“Saya berharap jalan ini bisa dimanfaatkan dengan baik dan dirawat bersama. Infrastruktur yang sudah dibangun akan lebih bermanfaat jika masyarakat ikut menjaga dan memeliharanya,” imbuhnya.
Selain meresmikan jalan rabat beton, Agus Sutisna turut menyerahkan santunan kepada sejumlah anak yatim. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari agenda kepedulian sosial yang dilaksanakan bersamaan dengan peresmian infrastruktur.
Menurut Agus, pembangunan di tengah masyarakat perlu berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap warga, termasuk kelompok yang membutuhkan perhatian.
“Pembangunan harus berjalan beriringan dengan kepedulian sosial. Melalui santunan ini, kami ingin berbagi dan memberikan perhatian kepada anak-anak yatim. Mudah-mudahan apa yang diberikan bisa bermanfaat,” ungkapnya.
Ia berharap semangat kebersamaan terus tumbuh di tengah masyarakat sehingga pembangunan lingkungan dapat berjalan seiring dengan kepedulian sosial.
“Harapannya, semangat kebersamaan terus tumbuh di tengah masyarakat. Dengan begitu, pembangunan lingkungan dapat berjalan beriringan dengan kepedulian sosial yang berkelanjutan,” pungkasnya.
Jurnalis: Tomi Budianto
Editor: Sekar































