PATI, Lingkarjateng.id – Sejumlah wilayah di Kabupaten Pati mulai dilanda krisis air akibat musim kemarau. Ketua DPRD Pati Ali Badrudin meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati tidak hanya mengandalkan penyaluran atau dropping air bersih.
Ia mendorong Pemkab segera mengambil langkah jangka panjang dengan melakukan pemetaan menyeluruh, terutama wilayah yang setiap tahunnya terdampak kekeringan.
Menurut Ali, pemetaan wilayah terdampak penting dilakukan agar program penanganan kekeringan dapat tepat sasaran.
“Dropping air bersih memang sangat membantu masyarakat yang membutuhkan. Tetapi jangan sampai hanya berhenti pada dropping. Harus ada langkah konkret dan solusi jangka panjang,” ujarnya, Sabtu 5 September 2026.
Selain itu, ia menyebutkan langkah jangka panjang dapat berupa pembangunan sumur bor maupun infrastruktur penunjang lainnya.
“Kalau memang daerah tersebut setiap tahun kesulitan air, harus dicarikan solusi. Bisa melalui sumur bor atau sumber air lainnya yang memungkinkan,” tegasnya. (Adv)
Jurnalis: Lingkar Network/Arif Febriyanto
Editor: Sekar
































