JEPARA, Lingkarjateng.id – Bupati Jepara, Witiarso Utomo, dinobatkan sebagai Kepala Daerah Inovator Pembangunan SDM Unggul dan Akses Pendidikan Berkualitas. Penghargaan tersebut diraih berkat berbagai program inovasi di sektor pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia.
Penghargaan tersebut diterima Wakil Bupati Jepara Muhammad Ibnu Hajar yang hadir mewakili Bupati Jepara yang akrab disapa Wiwit dalam malam penganugerahan Radar Kudus Award 2026 di salah satu hotel di Kudus, Jumat, 7 Agustus 2026.
Trofi dan piagam penghargaan diserahkan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi. Muhammad Ibnu Hajar menerima penghargaan tersebut bersama sejumlah kepala daerah penerima Radar Kudus Award 2026 lainnya.
Wakil Bupati Jepara yang akrab disapa Gus Hajar mengatakan penghargaan tersebut menjadi dorongan bagi Pemerintah Kabupaten Jepara untuk terus memperbaiki kualitas layanan pendidikan. Pemkab, lanjutnya, berkomitmen memperluas kesempatan masyarakat memperoleh pendidikan bermutu.
“Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus meningkatkan mutu layanan pendidikan. Kami ingin akses pendidikan yang berkualitas dapat dirasakan seluruh masyarakat Jepara,” ujarnya.
Sejumlah program menjadi bagian dari upaya tersebut. Salah satunya Kartu Sarjana Jepara yang ditujukan untuk membantu mahasiswa dari keluarga prasejahtera, mahasiswa berprestasi, serta penghafal Al-Qur’an.
Pemkab Jepara juga memberikan dukungan kepada guru non-ASN melalui program Kartu Guru Sejahtera. Pada 2026, pemerintah daerah mengalokasikan anggaran sekitar Rp25 miliar untuk program tersebut yang menyasar lebih dari 17 ribu guru.
Di sisi infrastruktur, peningkatan kualitas pendidikan dilakukan melalui revitalisasi 103 satuan pendidikan. Pemkab juga memperluas digitalisasi pembelajaran serta memfasilitasi ribuan guru untuk mengikuti Pendidikan Profesi Guru (PPG).
Program pendidikan lainnya yang dikembangkan pemerintah daerah meliputi Pesantren MULUS, Sekolah Rakyat, dan Sekolah Nasional Terintegrasi.
Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menekankan pentingnya peran media dalam mendukung pembangunan daerah. Menurutnya, media tidak hanya menjadi mitra pemerintah, tetapi juga memiliki tanggung jawab menjaga kepercayaan masyarakat melalui informasi yang akurat.
“Lakukan cek, ricek, dan pemeriksaan akhir terhadap setiap informasi. Dengan begitu, kepercayaan publik akan tetap terjaga,” tuturnya.
Selain Bupati Jepara, sejumlah tokoh dari Jepara juga meraih penghargaan dalam ajang tersebut.
Ketua DPRD Jepara, Agus Sutisna, mendapat penghargaan sebagai Tokoh Legislatif Penggerak Kepedulian Sosial dan Kesejahteraan Masyarakat Kabupaten Jepara.
Penghargaan lainnya diberikan kepada Dandim 0719/Jepara Letkol Arm. Ranna Hidfitriyadi sebagai Tokoh Penguat Ketahanan Wilayah dan Sinergi Pembangunan Teritorial TNI di Daerah.
Sumber: Humas Pemkab Jepara
Editor: Rosyid































