BATANG, Lingkarjateng.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang mulai merealisasikan pembangunan jembatan penghubung menuju kawasan wisata Pantai Jodo di Desa Sidorejo, Kecamatan Gringsing. Proyek senilai Rp3,8 miliar tersebut saat ini telah memasuki tahapan lelang.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Batang, Endro Suryono, mengatakan proses pengadaan ditargetkan rampung pada akhir Juli 2026 sehingga pekerjaan fisik dapat segera dimulai.
“Kami berharap semoga akhir Juli 2026 sudah bisa kontrak dan ditarget November sudah bisa selesai sehingga pada akhir tahun ini dapat dimanfaatkan menunjang keberadaan kawasan wisata Pantai Jodo,” katanya, Minggu, 5 Juli 2026.
Menurut Endro, pembangunan jembatan tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan akses menuju destinasi wisata Pantai Jodo, tetapi juga mendukung kelancaran aktivitas masyarakat dan distribusi ekonomi di wilayah tersebut.
Ia mengatakan jembatan baru itu dibangun dengan alokasi anggaran sebesar Rp3,8 miliar. Desainnya mengalami perubahan dengan bentang sepanjang 12 meter dan lebar mencapai 6 meter agar mampu menampung arus kendaraan yang lebih baik.
“Selain itu, pondasi jembatan tersebut akan ditinggikan agar tidak terkena banjir dan faktor lainnya. Tidak hanya menjadi lebih lebar dan akan ditinggikan sesuai dengan standar Kementerian Pekerjaan Umum,” katanya.
Terkait usulan pelebaran jalan menuju lokasi yang sama, Endro menyebut pihaknya masih akan melakukan pembahasan bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk menentukan sumber pendanaan, baik melalui anggaran perubahan maupun pada tahun anggaran berikutnya.
“Jalan dan jembatan di Desa Sidorejo memang cukup penting karena untuk mendukung akses pariwisata. Tapi yang perlu kami sampaikan adalah yang saat ini yang dibangun jembatan terlebih dahulu dan sudah lelang, sudah bisa dilihat di LPSE,” katanya.
Sebelumnya, Komisi III DPRD Kabupaten Batang menerima aspirasi dari pemerintah desa dan masyarakat yang meminta jembatan menuju Pantai Jodo segera direhabilitasi sekaligus diperlebar.
Kondisi jembatan dinilai sudah tidak memadai karena usia bangunan yang cukup tua dan mengalami sejumlah kerusakan.
“Selain kondisi dan usia jembatan sudah tua juga terdapat banyak kerusakan. Kondisi jembatan itu sudah mendesak untuk diperbaiki karena selain sempit juga usianya sudah tua dan banyak bagian yang rusak,” katanya.
Jurnalis: Ant
Editor: Rosyid






























