DEMAK, Lingkarjateng.id – Mobil pemadam kebakaran (damkar) milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Demak mengalami kecelakaan lalu lintas saat menuju lokasi kebakaran sampah di Kecamatan Sayung, Selasa, 30 Juni 2026, sekitar pukul 12.30 WIB. Insiden yang terjadi di Jalur Pantura Demak–Semarang itu melibatkan satu unit mobil damkar dan sebuah truk tangki.
Seorang Relawan Demak, Zanari, mengatakan kronologi kecelakaan tersebut bermula saat mobil damkar tengah meluncur menuju lokasi kebakaran sampah di wilayah Sayung.
Karena jalur dari arah Demak menuju Semarang mengalami kepadatan kendaraan, petugas memutuskan melakukan contraflow dari kawasan putaran Onggorawe agar dapat segera tiba di lokasi kejadian.
“Ini informasinya hendak pemadaman di Sayung, karena ada kebakaran sampah. Terus karena arus lalu lintas dari Demak menuju Semarang macet dan dari temen-temen (damkar) inisiatif contraflow dari puteran Onggorawe,” jelas Zanari.
Menurutnya, saat kendaraan damkar melaju melawan arus, dari arah berlawanan datang sebuah truk tangki hingga akhirnya terjadi benturan.
“Kemudian lawan arah ada truk tangki itu tadi. Nah damkar ini inisiatif mengambil jalur kanan saat contraflow tapi dari lawan arah dari truk tangki dari arah Semarang-Demak. Jadi nabrak ke samping, oleng terus jatuh,” sambungnya.
Zanari menambahkan, tiga petugas yang berada di dalam mobil damkar langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Salah satu korban dilaporkan mengalami sesak napas akibat benturan saat kecelakaan.
“Untuk tiga orang sementara dilarikan ke rumah sakit dulu untuk dilakukan pemeriksaan, karena tadi ada satu petugas mengalami sesak napas karena ada benturan,” ujarnya.
Kapolsek Sayung, AKP Suprapto, membenarkan adanya kecelakaan yang melibatkan mobil pemadam kebakaran tersebut. Penanganan peristiwa itu dilakukan oleh Satuan Lalu Lintas Polres Demak, termasuk proses evakuasi kendaraan yang terlibat.
“Saat ini sudah dievakuasi,” ujarnya.
AKP Suprapto menjelaskan, berdasarkan kronologi awal, mobil damkar yang melakukan contraflow dari arah timur ke barat berpapasan dengan truk yang melaju dari arah Semarang menuju Demak. Kedua pengemudi berusaha menghindari tabrakan dengan melakukan manuver, namun benturan tidak dapat dihindarkan.
“Pengemudi truk kaget lalu membanting setir ke kiri. Pada saat yang sama, pengemudi damkar juga berusaha menghindar dengan mengambil arah kanan. Akhirnya terjadi senggolan yang berujung tabrakan,” jelasnya.
Pasca-insiden, badan kendaraan yang melintang di jalan sempat menghambat arus lalu lintas di Jalur Pantura. Petugas kepolisian kemudian melakukan pengaturan lalu lintas dan mengevakuasi kendaraan sehingga kondisi lalu lintas kembali normal.
Jurnalis: M. Burhanuddin Aslam
Editor: Rosyid






























