JEPARA, Lingkarjateng.id – Perbaikan infrastruktur jalan dan pengembangan destinasi wisata menjadi dua fokus utama yang mengemuka dalam kegiatan Ngolah Pikir (Ngopi) Bareng Petinggi yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara di Desa Bucu, Kecamatan Kembang, Kabupaten Jepara, pada Rabu, 3 Juni 2026.
Petinggi Desa Bucu, Mustaqim, menyampaikan bahwa wilayahnya masih menghadapi sejumlah persoalan infrastruktur jalan yang membutuhkan perhatian. Dari total panjang jalan desa mencapai 18.482 meter, sebanyak 13.862 meter berada dalam kondisi baik, 1.848 meter dalam kondisi kurang baik, dan 2.772 meter mengalami kerusakan berat.
Sementara itu, jalan kabupaten yang melintasi Desa Bucu memiliki panjang 7.258 meter. Dari jumlah tersebut, 3.510 meter dalam kondisi baik, 430 meter kurang baik, dan 3.318 meter mengalami kerusakan berat.
“Ruas jalan yang saat ini berada dalam kondisi kurang baik maupun rusak berat telah masuk dalam program perbaikan dan sedang dalam proses pengerjaan,” ujar Mustaqim.
Selain infrastruktur, Pemerintah Desa Bucu juga mengusulkan revitalisasi kawasan wisata Air Terjun Songgo Langit. Pengembangan tersebut direncanakan melalui penambahan berbagai wahana dan fasilitas pendukung guna meningkatkan daya tarik wisata serta memperpanjang lama kunjungan wisatawan.
Menanggapi berbagai usulan tersebut, Bupati Jepara, Witiarso Utomo, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan tetap menjadi prioritas pemerintah daerah karena memiliki dampak langsung terhadap mobilitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi.
“Kami berkomitmen membangun jalan dengan kerja sama berbagai pihak, salah satunya pemerintah desa. Jalan kabupaten mulus, jalan desa juga harus mulus,” tegasnya.
Menurutnya, keberadaan infrastruktur yang baik juga menjadi faktor penting dalam mendukung pengembangan sektor pariwisata. Oleh karena itu, akses menuju kawasan wisata akan terus mendapat perhatian agar mampu meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar.
Ia juga mendorong pemerintah desa untuk terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah kabupaten dalam percepatan pembangunan jalan desa.
“Saat ini, skema pembagian anggaran untuk mendukung pembangunan tersebut masih dalam tahap pembahasan dan akan segera ditindaklanjuti,” pungkasnya.
Jurnalis: Tomi Budianto
Editor: Rosyid






























