PEKALONGAN, Lingkarjateng.id – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pekalongan Sukirman, memanfaatkan kegiatan gowes pagi sejauh kurang lebih 30 kilometer untuk meninjau sejumlah proyek strategis daerah, Jumat, 22 Mei 2026.
Kegiatan yang diikuti para Kepala Perangkat Daerah itu dimulai dari rumah dinas Wakil Bupati Pekalongan dan melintasi sejumlah wilayah, di antaranya Lapangan Nasional Kajen, Desa Kutorejo, hingga menuju Kecamatan Kesesi.
Rombongan kemudian melanjutkan rute melalui Desa Kaibahan, Watupayung, Krandon, Bukur, Kalipancur, Sumur Jomblangbogo, Jalan Raya Kajen–Bojong, sebelum kembali ke Kajen.
Dalam perjalanan tersebut, Sukirman bersama rombongan meninjau Bendungan Gembiro di Desa Bukur yang saat ini masih dalam tahap kajian teknis sebelum difungsikan untuk masyarakat.
“Bendungan Gembiro harapannya nanti insya Allah tahun ini bisa dibuka. Kita kaji dulu teknisnya. Semoga bisa dibuka,” ujarnya.
Selain itu, rombongan juga meninjau calon lokasi pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yon TP) yang akan mencakup tiga desa, yakni Desa Bukur, Desa Kalipancur (Kecamatan Bojong), dan Desa Salit (Kecamatan Kajen). Program tersebut dinilai strategis dalam mendukung ketahanan pangan dan pembangunan wilayah.
“Kita juga meninjau bakal calon lokasi Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yon TP). Ini merupakan program strategis untuk menghadirkan solusi pembangunan langsung di wilayah. Dengan Kompi Pertanian, Peternakan, Kesehatan dan Pembangunan, Yon TP memperkuat swasembada pangan, memperkuat ekonomi lokal yang mendukung ketahanan nasional ,” jelasnya.
Tak hanya fokus pada infrastruktur dan ketahanan pangan, rombongan juga meninjau Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Kalipancur. Pemerintah Kabupaten Pekalongan berharap koperasi tersebut segera beroperasi optimal seiring program nasional yang telah diluncurkan Presiden RI.
“Untuk KDMP yang ada di Kabupaten Pekalongan yang sudah dibangun kita berharap segera semuanya beroperasi. Karena beberapa waktu lalu Bapak Presiden Prabowo Subianto sudah melaunching sebanyak 1.061 KDMP seluruh Indonesia dan termasuk Kajen diantaranya,” kata Sukirman.
Kegiatan gowes ditutup dengan kunjungan ke Pasar Tani di kawasan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, yang menjadi pusat aktivitas pelaku UMKM lokal setiap Jumat pagi.
Dalam kesempatan tersebut, Sukirman menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendorong pertumbuhan UMKM melalui penyediaan ruang-ruang ekonomi baru di tengah masyarakat.
“UMKM terus akan tumbuh, spot-spot-nya pasti akan kita perbanyak di sentra-sentra yang memang menjadi pusat keramaian masyarakat,” tutur Sukirman.
Jurnalis: Fahri Akbar
Editor: Sekar































