Grobogan (lingkarjateng.id) – Diduga kesetrum aliran listrik jebakan tikus di sawahnya sendiri, seorang pria lansia Djuhri Sugeng (66) ditemukan tewas di persawahan Dusun Tumpuk, Desa Kalanglundo, Kecamatan Ngaringan, Kabupaten Grobogan.
Dimintai konfirmasi, Plt Kasi Humas Polres Grobogan, Ipda Arif Suryanto, mengatakan peristiwa ini dilaporkan kepada Polsek Ngaringan pada Kamis (7/5) pukul 14.15 WIB. Peristiwa bermula saat istri korban merasa janggal karena suaminya tidak kunjung pulang dari sawah.
“Sekira pukul 12.30 WIB, istri korban bertanya-tanya mengapa suaminya, yaitu korban, tidak kunjung pulang dari sawah sejak pagi hari. Kemudian istri korban meminta tolong kepada tetangganya untuk mencari korban di sawah,” kata Arif saat dihubungi wartawan, Kamis (7/5).
Arif menyebut sejumlah warga kemudian pergi ke sawah korban. Saat dilakukan pencarian, salah satu orang menemukan korban sudah tidak bergerak di tepi sawah.
“Warga lalu berbondong-bondong menuju ke sawah milik korban melakukan pencarian. Dalam pencarian itu, Saksi 1 berhasil menemukan korban sudah dalam kondisi tengkurap dan tidak bergerak berada di pinggir sawah milik korban,” ujar Arif.
Dijelaskan, korban diketahui bernama Djuhri Sugeng (66), seorang petani yang beralamatkan di Dusun Tumpuk RT 2 RW 11, Desa Kalanglundo. Arif menjelaskan warga kemudian membawa korban ke rumah dan melaporkan kejadian itu ke polisi.
“Selanjutnya saksi 1 memanggil saksi 2 yang ikut melakukan pencarian terhadap korban, kemudian warga menggotong korban dan membawa korban pulang ke rumah korban. Pelapor yang mengetahui kejadian tersebut, kemudian melaporkan ke Polsek Ngaringan,” terang Arif.
Lebih lanjut, Kapolsek Ngaringan, Iptu Andre Fajar Irianto mengatakan berdasarkan hasil olah TKP, ditemukan barang bukti berupa instalasi jebakan tikus di sawah korban. Power Inverter merek Hanaya 1000 Watt, 1 unit accu rakitan, dan bambu penyangga kawat.
Sementara dari hasil pemeriksaan medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Andre menuturkan korban mengalami sejumlah luka bakar diduga akibat tersetrum listrik.
“Korban meninggal dunia akibat tersengat aliran listrik jebakan tikus yang dipasang oleh korban sendiri, tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan,” tandasnya.***
Editor : Redaksi





























