GROBOGAN, Lingkarjateng.id – Setelah dua hari pencarian, tim SAR gabungan akhirnya menemukan korban tenggelam berinisial YA (24), warga Desa Ketitang, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa siang, 5 Mei 2026.
Korban sebelumnya dilaporkan hilang pada Senin siang saat berburu biawak bersama lima rekannya di aliran Sungai Serang, tepatnya di Dusun Brakas, Desa Terkesi, Kecamatan Klambu.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Grobogan, Wahyu Tri Darmawanto, mengungkapkan korban diduga tenggelam setelah mencoba menyeberangi sungai dengan berenang.
“Diduga korban kelelahan saat berada di tengah sungai sehingga tidak mampu melanjutkan renang dan akhirnya tenggelam,” jelas Wahyu.
Mendapat laporan dari warga, tim gabungan yang terdiri dari BPBD Grobogan, TNI, Polri, Basarnas Pos Jepara, PMI, relawan, dan masyarakat langsung melakukan operasi pencarian.
Pada hari pertama, pencarian dilakukan dengan menyisir aliran sungai menggunakan perahu hingga jarak 1-2 kilometer dari lokasi kejadian. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil.
Pencarian dilanjutkan pada hari kedua dengan memperluas area penyisiran. Tim SAR membagi personel menjadi tiga kelompok dengan dukungan tiga perahu.
Dua perahu dikerahkan untuk menyisir aliran Sungai Serang hingga radius delapan kilometer, sementara satu tim lainnya melakukan pencarian di sekitar Jembatan Gantung Jenengan.
“Hari kedua pencarian dimulai pukul 07.00 WIB dan pada pukul 12.30 WIB korban berhasil ditemukan sekitar 300 meter dari lokasi awal tenggelam,” lanjut Wahyu.
Setelah ditemukan, jenazah korban langsung dievakuasi ke Puskesmas Klambu untuk dilakukan pemeriksaan sebelum diserahkan kepada pihak keluarga. Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi dihentikan.
BPBD Grobogan mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama ketika kondisi arus tidak menentu.
Jurnalis: Mohammad Fahtur Rohman
Editor: Rosyid
































