Pekalongan (lingkarjateng.id) – Wali Kota Pekalongan, Achmad Afzan Arslan Djunaid resmi menutup turnamen Padel Wali Kota Cup pertama di Kota Pekalongan yang sukses digelar di Padel 99 Court, Minggu sore (3/5/2026).
Ratusan peserta penuh antusias mengikuti kegiatan yang dihelat selama dua hari mulai tanggal 2–3 Mei 2026 kemarin. Wali Kota Pekalongan yang akrab disapa Aaf mengapresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan turnamen perdana tersebut.
Ia menilai, penyelenggaraan event ini menjadi langkah awal yang positif dalam memperkenalkan olahraga padel kepada masyarakat Kota Pekalongan. “Alhamdulillah, berjalan sukses. Terima kasih kepada teman-teman atlet, panitia, serta seluruh pihak yang terlibat,” ujarnya.
“Mudah-mudahan kegiatan ini bisa memancing kejuaraan-kejuaraan berikutnya di Kota Pekalongan,” sambung dia.
Menurutnya, turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga membuka peluang lahirnya bibit atlet padel baru. Pemerintah Kota Pekalongan mendorong agar kejuaraan serupa dapat digelar secara rutin guna memperkuat pembinaan atlet secara berkelanjutan.
Aaf mengungkapkan, sejumlah agenda lanjutan telah disiapkan dalam waktu dekat, termasuk turnamen pada pertengahan Mei, Humaira Cup, serta kompetisi lain yang digagas pengelola Padel 99. Hal ini menunjukkan geliat positif perkembangan olahraga padel di daerah.
Dia menyebut, kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan komunitas olahraga dinilai menjadi kunci dalam membangun ekosistem olahraga yang sehat dan kompetitif.
Sepanjang turnamen, pertandingan berlangsung seru dan kompetitif. Para peserta menampilkan performa terbaik, sementara penonton turut memeriahkan suasana dengan antusiasme tinggi.
“Pertandingannya seru, penonton terhibur, semuanya berjalan lancar tanpa catatan berarti. Ini menunjukkan bahwa Kota Pekalongan mampu menyelenggarakan event olahraga dengan baik,” ucapnya.
Dirinya juga berharap olahraga padel semakin di kenal luas dan diminati masyarakat, sekaligus mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang dapat bersaing di tingkat regional hingga nasional.
“Harapannya, kejuaraan-kejuaraan ini tidak hanya diikuti oleh masyarakat lokal, tetapi juga mampu melahirkan atlet-atlet Kota Pekalongan yang bisa berkompetisi di luar daerah bahkan meraih prestasi,” pungkasnya. ***
Jurnalis : Fahri Akbar
Editor : Fian
































