Salatiga (lingkarjateng.id) – Seluruh warga binaan dan petugas rumah tahanan (Rutan) Kelas II B Salatiga menjalani pemeriksaan urine, pada Senin, 6 April 2026.
Kegiatan tes urine tersebut bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Salatiga sebagai langkah deteksi dini terhadap potensi penyalahgunaan narkotika di lingkungan pemasyarakatan.
Pelaksanaan dilakukan secara acak dan menyeluruh, menyasar warga binaan maupun petugas. Hasilnya, petugas dan warga binaan dinyatakan negatif narkoba.
Proses pengambilan sampel hingga pemeriksaan dilakukan langsung oleh tim BNN guna memastikan transparansi dan akurasi hasil.
“Hasilnya, seluruh sampel yang diuji menunjukkan negatif dari narkoba. Temuan ini menegaskan bahwa Rutan Kelas IIB Salatiga dalam kondisi bersih dari penyalahgunaan narkotika,” kata Kepala Rutan Kelas IIB Salatiga Anton Adi Ristanto dalam keterangannya.
Anton menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen nyata dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dan berintegritas.
“Tes urine ini menjadi langkah konkret untuk memastikan lingkungan rutan tetap aman dan bebas dari narkoba. Hasil negatif ini harus terus dipertahankan dan ditingkatkan,” tegasnya.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari implementasi program zero halinar (handphone, pungutan liar, dan narkoba) yang terus digaungkan di seluruh lapas dan rutan.
“Dengan capaian ini, Rutan Kelas IIB Salatiga diharapkan mampu mempertahankan komitmen sebagai lingkungan pemasyarakatan yang bersih, sehat, dan profesional, sejalan dengan semangat peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62,” pungkasnya. ***
Jurnalis : Angga Rosa
Editor : Fian





























