PATI, Lingkarjateng.id – Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Teguh Bandang Waluyo, menyoroti tingginya kasus campak pada awal 2026. Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes), tercatat 20 kasus campak di wilayah ini.
Secara keseluruhan, Kabupaten Pati menempati urutan ketiga terbanyak di Jawa Tengah setelah Cilacap dan Klaten.
Bandang meminta Dinkes segera melakukan penanganan serius karena dinilai berpotensi menjadi Kejadian Luar Biasa (KLB).
“Ini ada temuan yang luar biasa juara III se-Jawa Tengah terkait dengan campak. Ini perlu ada penanganan khusus dari teman-teman Dinkes,” katanya, Sabtu 4 April 2026.
Ia menyatakan, Komisi D DPRD Pati berencana memanggil Dinkes dan melakukan pengecekan ke puskesmas untuk mengetahui penyebab penyebaran penyakit tersebut.
Bandang mengingatkan, jika tidak segera ditangani, campak berpotensi meluas dan berdampak pada kesehatan masyarakat.
“Kami akan panggil Dinkes, kita kawal ke puskesmas puskesmas. Ada kendala apa disana, apa kurang sigap atau memang ada problem yang harus diselesaikan,” tutup politisi PDI-P ini.
Jurnalis: Lingkarjateng Group Network
Editor: Sekar































