SALATIGA, Lingkarjateng.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Salatiga pada masa arus mudik dan balik Lebaran 2026 akan menyiagakan posko kesehatan di sejumlah titik strategis. Dua posko akan dibuka selama 24 jam untuk memberikan jaminan layanan kesehatan bagi para pemudik.
Kepala Dinkes Kota Salatiga, Prasit Al Hakim menegaskan, pihaknya telah berkolaborasi dengan Polres Salatiga dalam penyelenggaraan posko terpadu selama musim mudik dan balik Lebaran.
“Kami bersama Polres Salatiga menyiapkan posko kesehatan untuk memastikan pemudik mendapatkan layanan cepat jika mengalami gangguan kesehatan di perjalanan,” ujarnya, Selasa, 3 Maret 2026.
Posko yang disiapkan meliputi Posko Layanan Tamansari yang beroperasi 24 jam dengan sistem tiga shift, Posko Terpadu Exit Tol Salatiga pukul 07.00–21.00 WIB, Pospam Blotongan dan Pospam Cebongan pukul 07.00–21.00 WIB, serta Pospam Kecandran yang siaga 24 jam.
Pelayanan kesehatan di posko tersebut melibatkan tenaga kesehatan dari enam puskesmas, satu klinik paru masyarakat, tujuh rumah sakit, PSC, serta PMI. Seluruh posko dilengkapi ambulans gawat darurat beserta peralatan medis dan obat-obatan dasar untuk penanganan awal di lokasi.
Prasit menjelaskan, keluhan yang umumnya muncul saat musim mudik antara lain flu akibat kelelahan perjalanan, hipertensi, hingga kecelakaan lalu lintas di sekitar jalur mudik. Karena itu, kesiapsiagaan tenaga medis menjadi kunci.
Untuk kasus kegawatdaruratan medis yang memerlukan penanganan lanjutan, pasien akan langsung dirujuk ke rumah sakit yang ada di Kota Salatiga.
Selain itu, masyarakat dapat mengakses layanan ambulans PSC 119 SMES Kota Salatiga melalui nomor 081818191119 atau menghubungi 119 ekstensi 0 yang melayani rujukan kegawatdaruratan medis pra-hospital selama 24 jam.
“Dengan kolaborasi lintas sektor dan kesiapan personel kesehatan, kami siap memberikan pelayanan terbaik. Keselamatan dan kesehatan pemudik menjadi prioritas utama selama momentum Lebaran 2026,” pungkasnya.
Jurnalis: Angga Rosa
Editor: Sekar S




























