PATI, Lingkarjateng.id — Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kabupaten Pati fokus pada bidang insrastruktur, pendidikan, pembangunan berkelanjutan serta optimalisasi aset daerah pada tahun 2027.
Pelaksana tugas Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, juga mengatakan bahwa RKPD 2027 akan menyasar dukungan infrastruktur digital untuk mendorong aktivitas ekonomi masyarakat.
“Rancangan awal RKPD Tahun 2027 masih berfokus pada infrastruktur, pendidikan, dan pembangunan berkelanjutan. Untuk Alun-Alun Kembang Joyo, saya sudah menginformasikan kepada Pak Kepala Dinas Kominfo untuk memasang Wi-Fi di sana, nanti tidak hanya Alun-Alun Kembang Joyo saja, Alun-Alun Pati juga, serta lokasi strategis UMKM agar masyarakat tertarik untuk datang ke sana,” ujarnya dalam Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD 2027 di Pendopo Kabupaten Pati, Rabu 4 Februari 2026.
Selain arah pembangunan, Plt. Bupati Pati juga menjelaskan penanganan kebencanaan untuk dimaksimalkan melalui penguatan peran kecamatan.
Ia menyampaikan bahwa hingga saat ini kondisi pascabencana telah terkendali. Namun, pihaknya tetap meminta masyarakat tetap waspada mengingat curah hujan masih tinggi hingga Maret.
“Alhamdulillah, saat ini sudah tidak ada warga yang mengungsi dan kondisi mulai surut. Namun, saya mengimbau masyarakat tetap waspada karena potensi hujan masih tinggi dalam beberapa waktu ke depan,” katanya.
Sementara itu, Kepala Bapperida Kabupaten Pati, Muhtar, menjelaskan bahwa forum konsultasi publik merupakan amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 dan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.
Forum ini menjadi ruang integrasi antara kebijakan perencanaan top-down dan aspirasi masyarakat secara bottom-up guna menyempurnakan Rancangan Awal RKPD 2027 agar lebih responsif, inklusif, dan selaras dengan arah pembangunan nasional serta regional.
Jurnalis: Lingkarnews Network































