REMBANG, Lingkarjateng.id – Bupati Rembang, Harno, menyatakan selama sekitar lima bulan menjabat sejumlah visi misi kepemimpinannya mulai menunjukkan hasil nyata.
Bupati Harno dalam siniar CBFM pada Senin, 28 Juli 2025 mengatakan bahwa visi misi kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Hanies Cholil Barro’ secara umum adalah mewujudkan Rembang sejahtera. Visi misi itu juga diselaraskan dengan visi misi Pemrov Jateng.
Salah satu yang menjadi prioritas Pemerintah Kabupaten Rembang yakni perbaikan infrastruktur jalan. Menurut Bupati Harno, program tersebut sudah dilakukan di banyak titik dan terus berjalan.
“Alhamdulillah sampai hari ini sudah banyak titik yang terlaksana, dan sampai sekarang pun masih bergerak untuk menyelesaikan mana-mana ruas-ruas yang masih perlu perbaikan. Jangan sampai ada jeglongan yang membahayakan,” tuturnya.
Kemudian di bidang olahraga, Pemkab Rembang menghidupkan kembali turnamen sepak bola antarkecamatan dalam rangka mempererat persaudaraan dan menjaring bibjt-bibit unggul atlet lokal.
Sementara program unggulan di bidang pendidikan yaitu satu desa satu sarjana akan dijalankan sebagai upaya pemerataan akses pendidikan tinggi, khususnya bagi siswa berprestasi namun kurang mampu.
“Kalau hitungan matematika minimal Kabupaten Rembang itu ada 294 desa/kelurahan, itu kalau dikatakan satu desa satu sarjana minimal dalam lima tahun hal tersebut bisa tercapai,” ujarnya.
Jika target tersebut sudah terpenuhi, Bupati akan mendorong putra putri terbaik yang kurang mampu untuk diarahkan ke jenjang S2.
Selanjutnya pengelolaan keuangan daerah, Bupati menyebut Rembang meraih opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari BPK selama 7 kali beruntun yang menurutnya merupakan prestasi yang perlu dipertahankan.
Bupati Harno juga menyinggung akan mengembalikan slogan “Rembang Bangkit” pada kepemimpinannya ketimbang mengubahnya tiap lima tahun kepemimpinan. Kata “bangkit” tersebut merupakan akronim dari bahagia, aman, nyaman, gotong royong, iman, dan takwa.
“Dengan pemikiran, masukan, dan saran dari masyarakat maka alangkah baiknya daripada tiap lima tahun diubah nama, maka solusi yang masuk ke saya adalah kembalikan ke slogan awal yaitu Rembang Bangkit,” tuturnya.
Pihaknya pun berharap program-program selama kepemimpinannya bisa berjalan untuk mewujudkan Rembang yang lebih sejahtera.
Jurnalis: Muhammad Faalih
Editor: Ulfa





























