KUDUS, Lingkarjateng.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus memanfaatkan momentum peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sektor pendidikan.
Upacara peringatan digelar di SMPN 2 Jekulo, Sabtu, 2 Mei 2026, dan dihadiri Bupati Kudus Sam’ani Inkatoris bersama Wakil Bupati Belinda Putri Sabrina Birton serta jajaran pemerintah daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Sam’ani menegaskan komitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kudus, termasuk menekan angka anak putus sekolah dan mendorong peningkatan rata-rata lama sekolah (RLS).
“Melalui momentum ini, kita bersama-sama akan meningkatkan pendidikan yang ada di Kabupaten Kudus,” ujarnya.
Berdasarkan data yang disampaikan, RLS Kabupaten Kudus pada 2025 mencapai 9,51 tahun, meningkat 0,17 dibandingkan 2023 yang berada di angka 9,34. Peningkatan ini diharapkan berkontribusi pada kenaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).
Pada 2025, IPM Kabupaten Kudus tercatat sebesar 77,94 atau naik 0,73 dibandingkan 2024 yang mencapai 77,21.
“Nantinya kepala dinas dan Ibu Wakil Bupati akan bersama-sama melakukan evaluasi untuk meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Kudus,” jelas Sam’ani.
Selain evaluasi, Pemkab Kudus juga menegaskan komitmen terhadap transparansi dalam proses penerimaan peserta didik baru. Hal itu ditandai dengan penandatanganan pakta integritas oleh sejumlah pihak terkait.
Pakta tersebut menjadi upaya mencegah berbagai persoalan yang kerap muncul setiap tahun dalam proses penerimaan siswa baru, sekaligus memastikan pelaksanaan berjalan sesuai prinsip keadilan.
“Kita komit, berintegritas, berkeadilan, bagaimana penerimaan ini bisa berjalan baik, lancar tanpa halangan apapun,” tegasnya.
Jurnalis: Ahmad Abror
Editor: Rosyid






























