KENDAL, Lingkarjateng.id – Sebanyak 45 pelajar tingkat SMP di Kecamatan Kaliwungu resmi terpilih sebagai calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kecamatan Kaliwungu Tahun 2026. Para siswa yang lolos seleksi tersebut mulai mengikuti pembekalan dan latihan perdana pada Senin, 22 Juni 2026.
Plt Camat Kaliwungu, Pratikto Joko Wijayanto mengatakan para peserta merupakan siswa-siswi terbaik yang berhasil melewati tahapan seleksi yang dilaksanakan oleh Koramil dan Polsek Kaliwungu.
“Setelah dilakukan seleksi, peserta yang terpilih kami panggil untuk mengikuti pembekalan sekaligus latihan perdana. Semoga siswa-siswi yang terpilih dapat mengemban tugas sebagai petugas pengibar bendera di halaman Kecamatan Kaliwungu dengan sempurna,” ujarnya.
Menurut Pratikto, menjadi anggota Paskibraka bukan hanya sebuah kebanggaan, tapi juga kesempatan untuk membentuk karakter generasi muda yang disiplin, bertanggung jawab, dan memiliki jiwa nasionalisme yang kuat.
“Harapannya mereka dapat menjadi teladan bagi generasi muda lainnya serta menjadi pemicu semangat dalam menanamkan jiwa nasionalisme dan cinta tanah air,” kata Plt Camat Kaliwungu.
Dia menambahkan, bahwa 45 peserta yang lolos seleksi berasal dari 4 sekolah di Kecamatan Kaliwungu, yakni SMP Negeri 3 Kaliwungu, SMP Muhammadiyah 3 Kaliwungu, SMP NU 3 Islam Kaliwungu, dan SMP Annidlomiyah Kaliwungu.
Sementara itu, salah satu pelatih dari Polsek Kaliwungu, Iptu Sutrisno menjelaskan latihan akan dilaksanakan secara rutin dua kali dalam sepekan, yakni setiap Senin dan Kamis, hingga menjelang pelaksanaan upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus mendatang.
“Kami mengambil peserta dari jenjang SMP. Pada latihan perdana ini fokus pada Peraturan Baris Berbaris (PBB), karena ada peserta yang sebelumnya sudah pernah mengikuti kegiatan Paskibraka dan ada juga yang baru pertama kali bergabung, sehingga perlu penyesuaian,” jelas Iptu Sutrisno.
Menurutnya, kegiatan Paskibraka memberikan banyak manfaat bagi para peserta, mulai dari melatih kedisiplinan, kekompakan, hingga kemampuan berorganisasi.
“Melalui Paskibraka, anak-anak belajar disiplin, bekerja sama dalam tim, serta membangun jiwa kepemimpinan. Ini menjadi kegiatan yang sangat baik untuk menunjang masa depan mereka, termasuk sebagai prestasi non-akademik yang dapat menjadi bekal dalam melanjutkan pendidikan maupun meraih cita-cita,” pungkasnya. (Adv)
Jurnalis: Anik Kustiani
Editor: Sekar































