Salatiga (lingkarjateng.id) – Sebanyak 1.000 calon mahasiswa yang dinyatakan lolos seleksi penerimaan mahasiswa baru UIN Salatiga Tahun Akademik 2026/2027 dipastikan tidak melanjutkan proses registrasi ulang.
Mayoritas mereka memilih mengundurkan diri setelah diterima di perguruan tinggi lain. Hal tersebut diungkapkan Kepala Pusat Admisi UIN Salatiga, Agung Guritno saat ditemui wartawan pada Rabu, 1 Juli 2026.
Agung menyebut, jumlah total calon mahasiswa yang lolos melalui berbagai jalur seleksi mencapai sekitar 2.946 orang. Mereka berasal dari jalur SPAN-PTKIN, SNBP, SNBT, hingga Jalur Institusional UIN Salatiga.
“Dari yang diterima sekitar 2.946 calon mahasiswa. Yang belum melakukan registrasi kurang lebih sekitar 1.000 orang. Sisanya sudah melakukan registrasi,” sebut Agung.
Menurut Agung, berbagai alasan calon mahasiswa tidak melakukan daftar ulang cukup beragam. Namun, faktor yang paling dominan adalah karena telah diterima di perguruan tinggi lain yang menjadi pilihan mereka.
“Alasannya bermacam-macam, tetapi yang paling banyak karena sudah diterima di universitas lain. Kalau untuk alasan faktor ekonomi tidak banyak,” katanya.
Terbanyak Peserta Tidak Daftar Ulang di Dua Fakultas
Dijelaskan, jumlah calon mahasiswa yang batal registrasi tersebar di berbagai fakultas. Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) menjadi dua fakultas dengan jumlah peserta yang tidak melakukan daftar ulang paling banyak.
Untuk mengantisipasi kursi yang kosong, UIN Salatiga mengalihkan sisa kuota tersebut ke Jalur Mandiri Universitas.
Agung mengatakan untuk jalur ini masih membuka kesempatan bagi calon mahasiswa yang belum mendapatkan kursi pada seleksi sebelumnya.
“Sisa kuota dialihkan ke Jalur Mandiri Universitas. Bagi yang belum registrasi atau belum diterima, kami sarankan memanfaatkan jalur mandiri yang masih dibuka sampai 2 Juli 2026,” tandasnya.***
Jurnalis : Angga Rosa
Editor : Fian






























