DEMAK, Lingkarjateng.id – Sebanyak 74 personel Polres Demak menerima kenaikan pangkat periode 1 Juli 2026. Dalam momentum tersebut, seluruh personel yang naik pangkat diwajibkan menanam bibit pohon di lahan milik masing-masing.
Kapolres Demak, AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra mengatakan aksi penanaman pohon tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus simbol bahwa setiap pencapaian harus diiringi kontribusi nyata yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Seluruh personel yang menerima kenaikan pangkat diwajibkan menanam pohon di lahan milik masing-masing,” ujar Kapolres saat memimpin upacara kenaikan pangkat di Mapolres Demak, Selasa, 30 Juni 2026.
Kenaikan pangkat periode kali ini diberikan kepada 74 personel, terdiri atas tiga personel perwira dan 71 personel bintara.
AKBP Samel mengatakan, kenaikan pangkat merupakan bentuk penghargaan atas dedikasi, disiplin, loyalitas, serta kinerja anggota dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.
Namun demikian, ia menegaskan bahwa kenaikan pangkat bukan sekadar penghargaan, melainkan amanah yang membawa tanggung jawab lebih besar dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Kenaikan pangkat adalah buah dari kerja keras, dedikasi, disiplin, dan loyalitas. Namun, di balik setiap pangkat yang disematkan terdapat kepercayaan yang lebih besar yang harus dijaga melalui pengabdian terbaik kepada masyarakat,” katanya.
Ia menambahkan, pangkat yang lebih tinggi harus tercermin dalam pola pikir, sikap, dan kualitas kerja setiap anggota. Semakin tinggi pangkat yang disandang, semakin besar pula tanggung jawab untuk menjadi teladan, mengambil keputusan secara bijaksana, serta menjaga kehormatan institusi Polri.
“Jangan hanya pangkatnya yang naik, tetapi kualitas pengabdiannya juga harus ikut meningkat. Tunjukkan bahwa amanah tersebut layak diterima melalui kinerja nyata, disiplin yang konsisten, pelayanan yang humanis, dan loyalitas yang tidak perlu diragukan,” tegasnya.
Ia menjelaskan, kewajiban menanam pohon merupakan bagian dari upaya Polres Demak dalam menanamkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan hidup. Selain itu, kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa keberhasilan dan pencapaian pribadi hendaknya memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.
Usai upacara, para personel yang menerima kenaikan pangkat mengikuti tradisi penyiraman air bunga. Prosesi tersebut menjadi simbol penyucian diri sekaligus pengingat agar setiap anggota senantiasa menjaga integritas, rendah hati, dan terus meningkatkan kualitas pengabdian seiring bertambahnya tanggung jawab sebagai anggota Polri.
AKBP Samel berharap kenaikan pangkat dapat menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan kompetensi, menjaga integritas, serta memberikan pelayanan yang profesional, humanis, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Ia juga mengingatkan seluruh anggota untuk menjaga soliditas, menjunjung tinggi etika profesi, dan menghindari segala bentuk pelanggaran yang dapat mencoreng nama baik institusi.
“Kepercayaan masyarakat tidak dibangun oleh pangkat yang kita kenakan, tetapi oleh sikap dan tindakan kita setiap hari. Karena itu, laksanakan setiap tugas dengan penuh keikhlasan, profesionalisme, ketegasan yang humanis, serta semangat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pungkasnya.
Jurnalis: M Burhanuddin Aslam
Editor: Sekar






























