Salatiga (lingkarjateng.id) – Pendataan sensus ekonomi 2026 di Kota Salatiga hingga awal Agustus 2026, tercatat mencapai 76 persen dari target yang ditetapkan. Pemkot Salatiga optimistis pendataan seluruh pelaku usaha bisa tuntas 100 persen pada Agustus 2026.
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin mengatakan, dukungan masyarakat menjadi salah satu kunci agar proses pendataan dapat berjalan lancar.
Para pelaku usaha diharapkan dapat menerima petugas sensus dan memberikan informasi yang dibutuhkan sesuai kondisi usaha masing-masing.
“Dengan capaian yang saat ini berada di angka 76 persen, kami bersama BPS masih memiliki pekerjaan untuk mengejar sisa target pendataan. Sinergi pemerintah daerah, BPS, hingga tingkat RT dan RW diharapkan mampu mempercepat proses tersebut,” katanya dalam keterangan tertulis, Jumat, 7 Agustus 2026.
Sensus Ekonomi 2026 sendiri diharapkan mampu menghasilkan data yang menggambarkan kondisi dan perkembangan berbagai sektor usaha di Kota Salatiga.
Data tersebut nantinya dapat menjadi salah satu dasar dalam menentukan kebijakan pembangunan ekonomi.
Lebih jauh Nina Agustin juga menyampaikan sejumlah tantangan yang masih ditemui dalam pelaksanaan sensus ekonomi 2026 di Kota Salatiga.
Salah satu kendala yang dihadapi adalah masih adanya kekhawatiran masyarakat bahwa pendataan tersebut berkaitan dengan kepentingan perpajakan.
Selain itu, petugas juga harus menyesuaikan waktu pendataan dengan kesibukan para pelaku usaha.
Menurut Nina, persoalan tersebut terus diatasi melalui penguatan sosialisasi kepada masyarakat.
Pemkot Salatiga juga menggandeng RT dan RW untuk membantu memberikan pemahaman mengenai tujuan Sensus Ekonomi 2026.
“Melalui RT dan RW kami terus melakukan sosialisasi agar masyarakat memahami bahwa sensus ini bukan untuk kepentingan perpajakan,” tandas Nina.
“Insyaallah target pendataan di Kota Salatiga dapat terpenuhi pada bulan Agustus ini,” pungkasnya. ***
Jurnalis : Angga Rosa
Editor : Redaksi































