DEMAK, Lingkarjateng.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Demak memperluas akses pelayanan publik melalui program Demang Ngantor Deso di Desa Jragung, Kecamatan Karangawen, Rabu, 29 Juli 2026.
Program tersebut menghadirkan 25 layanan pemerintahan secara terpadu di tingkat desa, sehingga masyarakat dapat mengurus berbagai kebutuhan administrasi tanpa harus mendatangi sejumlah kantor pelayanan berbeda.
Bupati Demak, Eisti’anah, mengatakan kehadiran program tersebut menjadi langkah pemerintah daerah untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus membuka ruang komunikasi langsung dengan warga.
“Program ini merupakan wujud komitmen pemerintah untuk mendengar secara langsung aspirasi masyarakat, khususnya warga Desa Jragung, Kecamatan Karangawen, serta membantu menyelesaikan berbagai permasalahan yang dihadapi warga. Selain itu, melalui kegiatan ini kami menghadirkan berbagai layanan pemerintahan yang lebih mudah, cepat, dan efektif,” katanya.
Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, masyarakat dapat mengakses berbagai layanan mulai dari administrasi kependudukan, perizinan, kesehatan, perpajakan daerah, hingga konsultasi pelayanan pemerintahan secara langsung.
Menurut Eisti’anah, program Demang Ngantor Deso tidak hanya berorientasi pada kemudahan akses layanan, tetapi juga menjadi wadah bagi pemerintah untuk mendengar persoalan masyarakat secara lebih dekat.
“Selain menghadirkan pelayanan publik di tingkat desa. Kegiatan ini juga sebagai ruang dialog antara pemerintah dan masyarakat untuk menyerap aspirasi serta mencari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi warga. Beberapa masukan, kritik, saran ataupun persoalan yang dihadapi masyarakat akan kami tindak lanjuti,” katanya.
Ia menambahkan, pembangunan daerah membutuhkan keterlibatan seluruh pihak. Pemerintah, menurutnya, tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat melalui semangat gotong royong, kolaborasi, dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Eisti’anah memastikan program Demang Ngantor Deso akan terus digelar di berbagai wilayah Kabupaten Demak. Langkah tersebut dilakukan agar pelayanan pemerintahan semakin mudah dijangkau dan manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara merata.
“Harapannya program ini bisa semakin bermanfaat bagi masyarakat. Dan tentunya bisa memberikan kemudahan, karena lebih dekat dengan masyarakat untuk mendapat pelayanan publik,” harapnya.
Sementara itu, Kepala Desa Jragung, Edi Susanto, mengapresiasi Pemkab Demak yang menjadikan wilayahnya sebagai lokasi pelaksanaan program tersebut. Ia menilai keberadaan layanan terpadu di desa memberikan kemudahan bagi masyarakat.
“Kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Demak. Kehadiran Demang Ngantor Deso sangat membantu masyarakat karena berbagai layanan bisa diakses langsung di desa,” ujar Edi.
Jurnalis: M. Burhanuddin Aslam
Editor: Rosyid

































