DEMAK, Lingkarjateng.id – Momen unik mewarnai kunjungan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bersama Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi di Desa Timbulsloko, Kabupaten Demak, Senin, 19 Oktober 2026.
Di sela pembahasan rencana pembangunan Giant Sea Wall untuk mengatasi persoalan rob dan abrasi di pesisir, keduanya berdialog dengan warga dalam suasana akrab, ditemani minuman dan gorengan yang tersaji di atas meja.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Menko AHY bersama Gubernur Ahmad Luthfi juga melakukan penanaman mangrove di kawasan pesisir Timbulsloko. Setelahnya, mereka berdialog langsung dengan masyarakat untuk mendengarkan aspirasi terkait rencana pembangunan tanggul laut raksasa tersebut.
Suasana dialog terasa seperti obrolan di warung kopi. Minuman dan gorengan yang disediakan menjadi pelengkap perbincangan antara pemerintah dan warga yang sehari-hari menghadapi persoalan rob.
Menko AHY mempersilakan warga menyampaikan pandangan mereka mengenai rencana pembangunan Giant Sea Wall. Warga menyambut baik rencana tersebut dengan harapan dapat melindungi permukiman mereka dari ancaman abrasi dan rob yang selama ini melanda wilayah pesisir.
Desa Timbulsloko merupakan salah satu wilayah di Demak yang terdampak rob cukup parah. Sejumlah warga bahkan harus meninggikan rumah agar tetap bisa ditempati, sementara genangan air laut terus menjadi tantangan bagi kehidupan masyarakat setempat.
Jateng Uji Coba HexBricks dengan Mangrove untuk Tekan Abrasi dan Rob di Demak
Menko AHY menyampaikan bahwa masukan dan pendapat masyarakat penting untuk menjadi bahan pertimbangan dalam merumuskan kebijakan. Terlebih, sebagian besar masyarakat pesisir menggantungkan mata pencaharian sebagai nelayan sehingga penanganan persoalan pesisir perlu memperhatikan kondisi dan kebutuhan mereka.
Di tengah dialog tersebut, muncul momen ringan ketika Menko AHY meminta izin untuk mencicipi hidangan yang tersedia. Gubernur Ahmad Luthfi kemudian turut dipersilakan menikmati gorengan yang disajikan.
Namun, alih-alih menyantapnya sendiri, Ahmad Luthfi memilih membagikan gorengan itu kepada warga di sekitar lokasi.
“Mas, mas, ini gorengan,” ujar Ahmad Luthfi sambil berjalan menghampiri warga dan menawarkan camilan tersebut.
Tak hanya kepada warga, Gubernur juga menawarkan gorengan kepada sejumlah awak media yang meliput kegiatan tersebut. Tawaran sederhana itu disambut beragam respons. Sebagian langsung menerima, sementara yang lain tampak canggung karena yang menyodorkan gorengan adalah seorang gubernur.
Tangani Rob, Pemerintah Akan Sulap 400 Hektare Pesisir Sayung Demak Jadi Hutan Mangrove
Di luar momen santai tersebut, penanganan rob di kawasan Pantai Utara Jawa Tengah (Pantura Jateng) terus menjadi perhatian pemerintah provinsi. Sejak awal menjabat, Gubernur Ahmad Luthfi telah berkoordinasi dengan anggota maupun pimpinan DPR RI untuk mendorong percepatan pembangunan Giant Sea Wall.
Selain mendorong pembangunan infrastruktur pelindung pesisir, Pemprov Jateng juga menggencarkan penanaman mangrove melalui program Mageri Segoro.
Sepanjang 2025, program tersebut mencatat penanaman sekitar 2,34 juta batang mangrove di lahan seluas 257 hektare. Penanaman tersebar di 107 desa, 54 kecamatan, dan 17 kabupaten/kota di Jawa Tengah.
Editor: Sekar





























