SEMARANG, Lingkarjateng.id — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyerahkan beasiswa kepada 424 mahasantri dan 58 santri penggerak menjelang peringatan Hari Santri Nasional yang diperingati setiap 22 Oktober.
“Hari ini kita serahkan beasiswa terkait program Pesantren Obah. Di antaranya beasiswa Ma’had Aly untuk santri yang kuliah di pesantren serta beasiswa santri penggerak yang aktif dan tinggal di pesantren,” kata Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi, usai acara Penyerahan dan Pembekalan Beasiswa Ma’had Aly dan Santri Penggerak 2026 di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang Senin, 19 Oktober 2026.
Luthfi menjelaskan para santri yang kuliah tersebut tidak hanya memahami tradisi keilmuan pesantren, tapi juga memahami tradisi keilmuan di perguruan tinggi.
“Santri adalah garda terdepan, tidak hanya ilmu dunia dan akhirat tetapi juga menjaga NKRI dari degradasi moral generasi muda,” katanya.
Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin, mengatakan terkait peluang untuk menggabungkan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa perguruan tinggi umum dengan mahasantri Ma’had Aly.
“Kami ingin memadukan, ingin mengajak kolaborasi. Mungkin nanti satu bertemu di daerah yang dibutuhkan, mereka bisa berdiskusi di sana,” ujarnya. (adv)

Editor: Ulfa




























