PEKALONGAN, Lingkarjateng.id – Pemerintah Kota Pekalongan menyalurkan 500 paket seragam sekolah gratis bagi siswa baru SD dan SMP sederajat yang berasal dari keluarga kurang mampu.
Wali Kota Pekalongan, Afzan Arslan Djunaid, mengatakan program bantuan seragam sekolah gratis merupakan salah satu bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap anak-anak yang membutuhkan.
“Program ini diprioritaskan bagi anak kurang mampu, khususnya anak yatim, piatu, dan yatim piatu. Hari ini kami menyerahkan secara simbolis, sementara total bantuan yang disalurkan sebanyak 500 paket,” ujarnya, Selasa, 7 Juli 2026.
Menurutnya, bantuan seragam sekolah bertujuan meringankan pengeluaran orang tua serta memberikan motivasi para siswa agar lebih percaya diri memulai kegiatan belajar di sekolah.
“Kami berharap bantuan ini benar-benar bermanfaat, membuat anak-anak merasa senang, lebih percaya diri, dan semakin semangat belajar demi meraih masa depan yang lebih baik,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekalongan, Mabruri, menjelaskan bahwa seluruh bantuan diberikan kepada siswa SD dan SMP sederajat yang telah memenuhi kriteria penerima.
Sasaran program diprioritaskan bagi anak yatim, piatu, yatim piatu, serta anak dari keluarga rentan yang tercatat dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) desil 1, 2, dan 3. Seluruh penerima telah melalui proses verifikasi agar bantuan dapat disalurkan secara tepat sasaran.
“Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban orang tua sekaligus memastikan anak-anak dari keluarga rentan tetap memiliki kesempatan yang sama untuk bersekolah dengan nyaman tanpa terkendala perlengkapan sekolah,” jelas Mabruri.
Ia menambahkan, program bantuan seragam gratis merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Pekalongan dalam mewujudkan pendidikan yang inklusif dan berkeadilan.
“Dengan dukungan berbagai pihak, kami berharap semakin banyak anak yang dapat mengenyam pendidikan tanpa terkendala faktor ekonomi,” pungkasnya.
Jurnalis: Fahri Akbar
Editor: Ulfa































