Demak (lingkarjateng.id) – Harga kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas) di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, secara umum relatif stabil. Meski demikian, terdapat sejumlah komoditas yang mengalami kenaikan maupun penurunan harga dibandingkan bulan sebelumnya.
“Secara umum harga kebutuhan pokok masyarakat di Kabupaten Demak relatif stabil. Memang ada beberapa komoditas yang mengalami perubahan harga, tetapi masih dalam kondisi yang terkendali,” ujar Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Dindagkop-UKM) Kabupaten Demak, Iskandar Zulkarnain, Rabu (2/9/2026).
Iskandar menyebut, harga beras premium saat ini berada di kisaran Rp14.900 per kilogram, sedangkan beras medium Rp13.500 per kilogram. Harga beras tersebut mengalami sedikit kenaikan dibandingkan Agustus lalu.
“Memang ada sedikit kenaikan dibandingkan bulan sebelumnya, terjadi pada harga beras medium pada bulan sebelumnya sempat di harga Rp13.000 per kilogram,” katanya.
Sementara itu, harga gula pasir kristal putih medium berada di kisaran Rp18.000 per kilogram. Untuk minyak goreng curah Rp17.000 per liter dan MinyaKita Rp21.000 per liter.
Untuk komoditas cabai, harga cenderung mengalami fluktuasi. Saat ini harga cabai merah besar biasa atau teropong Rp41.000 per kilogram, cabai merah besar keriting Rp31.000 per kilogram, cabai rawit merah Rp53.000 per kilogram, dan cabai rawit hijau Rp42.000 per kilogram.
“Kalau cabai memang harganya fluktuatif, naik turun dibandingkan bulan sebelumnya. Ini dipengaruhi kondisi pasokan dan kebutuhan di pasar,” bebernya.
Iskandar menambahkan, harga bawang merah justru mengalami penurunan dari Rp36.000 menjadi Rp32.000 per kilogram. Sementara bawang putih jenis kating mengalami kenaikan dari sekitar Rp38.000 menjadi Rp40.000 per kilogram.
“Bawang merah turun, sebelumnya sekitar Rp36.000 sekarang Rp32.000 per kilogram. Sedangkan bawang putih kating naik sedikit, dari sekitar Rp38.000 menjadi Rp40.000 per kilogram,” katanya.
Untuk daging sapi, harga masih relatif stabil, yakni Rp130.000 per kilogram untuk kualitas satu dan Rp119.000 per kilogram untuk kualitas dua. Sedangkan harga daging ayam mengalami kenaikan dari sekitar Rp36.000 menjadi Rp42.000 per kilogram.
“Daging sapi masih stabil dari bulan sebelumnya. Yang mengalami kenaikan cukup terlihat adalah daging ayam, dari sekitar Rp36.000 pada bulan lalu kini menjadi Rp42.000 per kilogram,” terang dia.
Sementara harga telur ayam saat ini berada di kisaran Rp26.000 per kilogram atau mengalami kenaikan tipis dibandingkan bulan sebelumnya. “Untuk telur ayam juga ada kenaikan sedikit, sekarang sekitar Rp26.000 per kilogram,” ujarnya.
Guna memastikan ketersediaan dan stabilitas harga di pasaran, pihaknya akan terus melakukan pemantauan harga sejumlah kebutuhan pokok masyarakat tersebut. (Lingkar Network / Burhan)
Editor : Adi Arfian
































