KENDAL, Lingkarjateng.id – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Kendal terus berupaya meningkatkan pelayanan bagi penyandang disabilitas melalui inovasi layanan terapi gratis yang dilengkapi fasilitas antar jemput bagi warga kurang mampu.
Kepala Dinsos Kendal, Muntoha, mengatakan layanan tersebut hadir untuk membantu penyandang disabilitas yang mengalami kendala mengakses layanan kesehatan dan terapi karena keterbatasan ekonomi maupun mobilitas.
“Penyandang disabilitas yang tidak bisa datang ke lokasi terapi akan kami antar jemput. Layanan ini gratis khusus bagi penyandang disabilitas kurang mampu,” ujarnya, Rabu, 17 Juni 2026.
Muntoha mengatakan layanan terapi tersebut banyak dimanfaatkan oleh penyandang cerebral palsy, yakni kondisi gangguan perkembangan yang memengaruhi kemampuan gerak dan koordinasi tubuh.
Menurutnya, para pasien mendapatkan pendampingan terapi secara rutin oleh tenaga terapis dengan jadwal kunjungan mingguan.
“Rata-rata yang menjalani terapi adalah penyandang cerebral palsy. Mereka ditangani secara rutin oleh terapis agar kondisi fisiknya dapat terus berkembang,” jelasnya.
Layanan inovatif yang berlokasi di kompleks Kantor Dinsos Kendal dan satu kawasan dengan rumah singgah milik Dinsos ini telah mendapat apresiasi dari Ombudsman karena dinilai mampu menjangkau kelompok masyarakat yang selama ini kesulitan memperoleh layanan terapi.
“Ini menjadi salah satu inovasi pelayanan yang cukup baik dan mendapat apresiasi dari Ombudsman,” kata Muntoha.
Meski demikian, ia mengakui pelaksanaan layanan tersebut masih menghadapi sejumlah keterbatasan, terutama dari sisi sumber daya manusia. Pasalnya, saat ini Dinsos Kendal baru memiliki satu orang terapis yang menangani seluruh layanan.
“Memang belum maksimal karena saat ini baru ada satu terapis. Karena layanan seperti ini membutuhkan tenaga ahli atau tenaga profesional yang memiliki kompetensi khusus,” ujarnya.
Muntoha berharap masyarakat yang memiliki anggota keluarga penyandang disabilitas dapat memanfaatkan fasilitas tersebut secara optimal.
Ia menekankan pentingnya terapi yang dilakukan secara rutin untuk membantu meningkatkan kemampuan dan kualitas hidup penyandang disabilitas.
“Silakan layanan ini dimanfaatkan dan dilakukan secara rutin. Memang untuk kasus cerebral palsy perubahannya tidak bisa instan, tetapi dengan terapi yang berkelanjutan insyaallah akan ada perkembangan yang lebih baik ke depannya,” pungkasnya. (Adv)
Jurnalis: Anik Kustiani
Editor: Rosyid

































