PATI, Lingkarjateng.id – Satu rumah di Desa Penanggungan, RT 05 RW 01, Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati terkena petir saat hujan deras disertai angin kencang pada Senin, 25 Mei 2026 malam.
Rumah itu merupakan milik Sumirah, lansia yang hidup bersama anak dan dua orang cucu.
Tetangga korban, Rika mengungkapkan sebelumnya terdengar suara guntur yang menggelegar dan kilatan petir bersamaan dengan hujan deras. Rupanya sambaran petir mengenai rumah milik Mbah Sumirah.
Diduga kuat, sambaran petir terjadi karena bentuk rumah joglo yang memiliki ketinggian hampir 20 meter.
“Kena petir rumah Mbah Sumirah RT 05/RW 01 Penanggungan, tetangga saya. Penghuni rumah selamat,” ujarnya saat ditanya Selasa, 26 Mei 2026.
Berdasarkan pantauan di lokasi, warga setempat bergotong royong membantu membersihkan puing-puing dan memasang genteng pada atap rumah Sumirah.
Rika juga mengungkapkan beberapa waktu yang lalu, rumah Sumirah sempat rusak parah karena sapuan angin kencang. Sehingga kondisi Sumirah memang membutuhkan uluran tangan.
“Dulu waktu ada angin ya kena, gentengnya rontok. Kalau yang sekarang rumahnya kena petir, dalamnya terlihat kotor banyak puing-puing,” kata Rika.
Sementara, Camat Gabus Suranta telah berkoordinasi dengan Pemerintah Desa (Pemdes) Penanggungan untuk meringankan beban Sumirah. Petugas juga telah dikerahkan untuk membantu memperbaiki kediaman Sumirah.
Dipastikan rumah Sumirah bisa ditempati lagi hari ini pasca dibenahi. Ia juga memastikan tak ada korban dan tak ada kerusakan lain selain atap.
“Saya koordinasi dengan pemdes. Tidak ada laporan, tidak terjadi apa-apa (korban),” jelasnya.
“InsyaAllah selesai perbaikan bisa ditempati. Sementara atap saja yang rusak,” tutupnya.
Jurnalis: Lingkarjateng Group Network
Editor: Sekar

































