BATANG, Lingkarjateng.id – Kebakaran melanda kawasan hutan sekitar tiga hektare milik Perhutani di Alas Roban, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, Minggu malam, 1 November 2026.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) langsung mengerahkan personel untuk mengendalikan kobaran api agar tidak merembet ke kawasan hutan lainnya.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Batang, Pandam Harjito, mengatakan laporan kebakaran diterima melalui layanan darurat Call Center 112 pada Minggu malam. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim dari Pos Pemadam Kebakaran Limpung segera menuju lokasi.
“Kami menerima panggilan darurat melalui Call Center 112 pada Minggu malam dan tim Pos Damkar Limpung langsung dikerahkan ke lokasi musibah untuk memadamkan kobaran api agar tidak meluas ke lokasi lain,” katanya, Senin, 2 November 2026.
Lokasi kebakaran berada di petak 79-E, tepatnya di tepi Jalan Raya Banyuputih-Gringsing atau tidak jauh dari jalur penyelamat Alas Roban.
Dalam operasi pemadaman, Damkar Batang mengerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran dengan empat personel. Namun, proses penanganan sempat terkendala kondisi medan yang cukup sulit karena titik api berada di kawasan lereng curam.
Kondisi tersebut membuat kendaraan pemadam tidak dapat menjangkau pusat kebakaran. Petugas akhirnya harus turun ke area tebing dan melakukan pemadaman secara manual menggunakan peralatan yang tersedia.
Meski menghadapi kendala medan, upaya petugas berhasil mengendalikan api sehingga tidak meluas ke area lain. Dalam peristiwa tersebut juga tidak dilaporkan adanya korban jiwa maupun kerusakan bangunan.
Pandam menyebutkan, hingga saat ini penyebab munculnya api belum dapat dipastikan. Aparat berwenang masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui pemicu kebakaran di kawasan hutan tersebut.
“Ya, kini masih dalam penyelidikan pihak berwenang,” katanya.
Sementara itu, Camat Gringsing, Ridho Budi Kurniawan, membenarkan luas kawasan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai tiga hektare.
Ia menjelaskan, bagian yang terbakar merupakan semak belukar di area bawah hutan, bukan tegakan pohon jati milik Perhutani. Lokasi kejadian juga dipastikan cukup jauh dari permukiman warga.
“Yang terbakar semak-semak di bagian bawah, bukan pohon jatinya. Lokasinya juga dipastikan jauh dari permukiman penduduk,” katanya.
Jurnalis: Ant
Editor: Muslichul Basid































