Salatiga (lingkarjateng.id) – Ruwiyati, atlet legendaris yang memecahkan rekor maraton SEA Games 1995 silam masih menjadi kebanggaan atlet olahraga Kota Salatiga. Puluhan tahun usai mencatatkan prestasi itu, atlet asal Salatiga ini kembali tampil di momen olahraga dengan membawa obor Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026, Sabtu, (24/10/2026).
Obor yang bersumber dari Api Abadi Mrapen itu tiba di halaman Kantor Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga dan disambut Wali Kota Salatiga Robby Hernawan bersama Wakil Wali Kota Nina Agustin serta jajaran perangkat daerah.
Ruwiyati dipercaya menjadi pembawa obor dari Salatiga menuju Pendopo Kabupaten Semarang di Ungaran. Kehadirannya bukan sekadar bagian dari kirab, tetapi juga membawa pesan tentang perjuangan dan prestasi atlet yang telah mengharumkan nama daerah.
Ruwiyati tercatat sebagai pemegang rekor maraton SEA Games dengan waktu 2 jam 34 menit 37 detik sejak 1995. Dia juga menorehkan rekor maraton PON dengan waktu 2 jam 45 menit 47 detik sejak 1993.
Dalam kesempatan tersebut, Ruwiyati berharap prestasinya dapat menjadi motivasi bagi atlet muda Salatiga untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan.
Ia mendorong generasi penerus agar berani mengejar prestasi lebih tinggi, termasuk memecahkan rekor yang telah ditorehkannya.
Sementara itu, Wali Kota Salatiga Robby Hernawan mengatakan, kirab obor Porprov XVII Jawa Tengah menjadi kebanggaan sekaligus kehormatan bagi Kota Salatiga.
Menurutnya, api obor memiliki makna perjuangan, persatuan, dan tekad untuk meraih prestasi. Semangat tersebut diharapkan mampu menginspirasi lahirnya atlet-atlet berprestasi di Salatiga.
“Bagi Kota Salatiga, menjadi bagian dari rangkaian kirab obor ini merupakan sebuah kebanggaan sekaligus kehormatan,” kata Robby.
Obor selanjutnya melanjutkan perjalanan menuju Pendopo Kabupaten Semarang di Ungaran sebelum menuju Stadion Jatidiri, Semarang. ***
Jurnalis : Angga Rosa
Editor : Adi Arfian





























