PEKALONGAN, Lingkarjateng.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan memperkuat koordinasi dan kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat penurunan angka kemiskinan. Upaya tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Kota Pekalongan Tahun 2026 di Ruang Buketan Setda Kota Pekalongan, Selasa, 20 Oktober 2026.
Mewakili Wali Kota Pekalongan A. Afzan Arslan Djunaid, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Pekalongan, Slamet Budiyanto mengatakan pembahasan salah satunya terkait evaluasi dari pelaksanaan program agar selaras dengan Rencana Penanggulangan Kemiskinan Daerah (RPKD).
Angka kemiskinan Kota Pekalongan saat ini tercatat 6,14 persen. Meski relatif rendah dibandingkan sejumlah daerah lain, Pemkot tetap memperkuat intervensi agar penurunannya semakin optimal. Diantaranya menggandeng OPD terkait, lembaga sosial, dan berbagai unsur melalui kolaborasi pentahelix.
“Dengan langkah yang berkelanjutan dan kolaborasi seluruh pihak, kami optimistis Kota Pekalongan dapat terus menekan angka kemiskinan demi mewujudkan masyarakat yang semakin sejahtera,” tegasnya. (Adv)
Jurnalis: Fahri Akbar
Editor: Sekar






























