KENDAL, Lingkarjateng.id – Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, menyerahkan secara simbolis bantuan instentif kepada para pendidik keagamaan pada Senin, 21 September 2026.
Bantuan insentif tersebut berasal dari dana hibah yang disalurkan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) dengan total mencapai Rp14,27 miliar.
Bupati Tika mengatakan pemberian insentif merupakan bentuk penghargaan sekaligus pendampingan nyata dari pemerintah daerah terhadap para pendidik keagamaan.
Menurutnya, peran pendidik keagamaan tidak hanya memberikan pengetahuan agama, tetapi juga ikut membentuk karakter generasi muda Kabupaten Kendal.
“Hari ini kita menyerahkan bantuan insentif bagi tenaga pendidik keagamaan. Ini sebagai wujud penghargaan dari Pemkab Kendal karena para tenaga pendidik keagamaan ini sudah memberikan pengabdian dan dedikasi dalam mendidik putra-putri Kabupaten Kendal,” tuturnya di Pendopo Tumenggung Bahurekso Setda Kendal, Senin 21 September 2026.
Bupati Tika berharap para pendidik keagamaan terus memberikan kontribusi dalam membentuk generasi yang berakhlak mulia, berprestasi, serta memiliki pemahaman agama yang kuat.
“Sehingga menjadi putra-putri yang saleh dan salehah, berakhlak mulia, berprestasi dan memiliki ilmu agama yang kuat. Harapannya menjadi putra-putri yang membanggakan Kabupaten Kendal,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Disdikbud Kendal, Yanuar Fatoni, menyebutkan bahwa bantuan hibah disalurkan kepada lima lembaga keagamaan, yakni Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) NU untuk 12.809, Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Non Formal (Dikdasmen dan PNF) Muhammadiyah untuk 668 pendidik.
Lalu, 207 pendidik Yayasan Wakaf Rifa’iyah, 585 pendidik Badan Gereja Kristen dan Gereja Katholik (BKGK2), serta empat pendidik Dewan Musyawarah Daerah Majelis Luhur Kepercayaan Indonesia (DMD MLKI).
“Insentif diberikan kepada 14.273 orang tenaga pendidik keagamaan di Kabupaten Kendal. Masing-masing menerima Rp1 juta per tahun,” ujar Yanuar.
Yanuar berharap insentif tersebut dapat membantu meningkatkan kesejahteraan para pendidik keagamaan sekaligus memacu semangat mereka dalam menjalankan tugas pendidikan.
“Harapannya bantuan intensif ini dapat meningkatkan kesejahteraan pendidik keagamaan sehingga dapat memacu semangat para pendidik dalam ikut serta mencerdaskan kehidupan bangsa, khususnya di Kabupaten Kendal,” harapnya.
Ia menyebut jumlah penerima bantuan pada 2026 mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Bahkan, Pemkab Kendal membuka kemungkinan untuk kembali melakukan evaluasi terhadap besaran bantuan tersebut.
“Tadi sesuai masukan dari Ketua PCNU yang memohon untuk dinaikkan, insyaallah akan kami rumuskan kembali. Jumlah penerima di tahun 2026 ini meningkat dibandingkan tahun 2025 lalu,” jelasnya.
Ketua PCNU Kendal, Mustamsikin, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemkab Kendal atas perhatian yang diberikan kepada para pendidik keagamaan.
Mustamsikin berharap dukungan tersebut dapat terus berlanjut dan besaran bantuan dapat ditingkatkan pada tahun-tahun mendatang.
“Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kendal atas bantuan insentif pendidikan keagamaan ini. Harapannya tahun depan jumlahnya bisa ditingkatkan lagi,” ujarnya.
Jurnalis: Anik Kustiani
Editor: Ulfa






























