JEPARA, Lingkarjateng.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara hampir merampungkan pengaspalan ruas Damarwulan-Duplak sepanjang 16,99 kilometer yang menjadi akses utama menuju Desa Tempur, Kecamatan Keling.
Proyek yang dikerjakan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Jepara tersebut kini memasuki tahap akhir. Seluruh badan jalan ditargetkan sudah tertutup aspal hotmix dalam dua hingga tiga hari ke depan.
Setelah pengaspalan selesai, pekerjaan akan dilanjutkan dengan pemasangan marka jalan. Penanganan ruas tersebut menggunakan anggaran APBD Kabupaten Jepara dengan pagu sekitar Rp4,9 miliar.
Kepala DPUPR Kabupaten Jepara, Hery Yulianto, mengatakan pekerjaan pengaspalan telah berlangsung sejak awal Agustus 2026.
“Dua hingga tiga hari sudah rampung semua. Tinggal finishing saja, nanti juga diberi marka jalan. Ini juga bagian Jepara Mulus sesuai instruksi Bupati Witiarso Utomo,” ujar Hery, Senin, 7 September 2026.
Pemkab Jepara juga menyiapkan penanganan akses lain menuju Tempur. Ruas Kaliombo-Tempur sepanjang 4,344 kilometer direncanakan mendapat peningkatan melalui program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah (IJD).
Selain itu, jalur alternatif Tempur melalui Sumanding mulai dipersiapkan. Pekerjaan dijadwalkan dimulai pada akhir 2026 menggunakan anggaran sekitar Rp1,5 miliar yang bersumber dari APBD Perubahan Jepara.
“Tahap awal difokuskan pada pembentukan badan jalan yang saat ini masih berupa tanah. Salah satu pekerjaan yang dilakukan yakni mengurangi kemiringan pada sejumlah tanjakan yang dinilai terlalu tinggi dan curam. Mulai dari rest area pertama hingga Nganguk,” jelasnya.
Pembangunan jalur alternatif tersebut akan dilakukan secara bertahap. Pemkab Jepara berencana kembali mengalokasikan anggaran pada 2027 agar penanganan ruas dapat dilanjutkan. (Adv)
Jurnalis: Tomi Budianto
Editor: Muslichul Basid





























